Breaking News:

OTT KPK

Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK, Bupati Kuansing Andi Putra Dibawa ke Jakarta Sore Ini

KPK menetapkan Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso (SDR) sebagai tersangka.

Editor: Yaspen Martinus
kuansing.go.id
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal membawa Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra ke Jakarta, Rabu (20/10/2021) sore. 

Sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan Atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Belum Serahkan LHKPN

Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra menjadi salah satu pihak yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Riau.

Andi Putra dan tujuh orang lainnya dibekuk lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap terkait perizinan perkebunan.

Andi Putra yang menjabat sebagai Bupati Kuansing setelah memenangkan Pilkada Kuansing 2020, belum melaporkan hartanya kepada KPK.

Baca juga: Survei Litbang Kompas: Ganjar Imbangi Elektabilitas Prabowo, Anies di Posisi Ketiga

Nama Andi Putra selaku Bupati Kuansing tak ditemukan dalam mesin pencari di situs e-lhkpn.kpk.go.id.

Nama Andi Putra hanya ditemukan saat melaporkan hartanya pada 31 Maret 2021, untuk pelaporan akhir menjabat sebagai anggota DPRD Kuansing dari Fraksi Partai Golkar.

Berdasarkan LHKPN terakhirnya yang dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id pada Selasa (19/10/2021), Andi mengklaim memiliki harta Rp 3,7 miliar.

Baca juga: Bantah Azis Syamsuddin Punya Delapan Orang Dalam di KPK, AKP Robin: Saya Cuma Sendiri

Harta kekayaan Andi didominasi tanah dan bangunan yang seluruhnya berada di Kuansing.

Andi mengklaim memiliki delapan bidang tanah dan bangunan dengan nilai total Rp 3,1 miliar.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved