Breaking News:

Solar Subsidi

Pertamina Waspadai Penyaluran Solar Subsidi Tepat Sasaran, ini Sektor yang Berhak Menggunakan

Manajemen PT Pertamina coba mengantisipasi kelangkaan BBM jenis solar, maka diatur lah sektor yang berhak menggunakan.

Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Ilustrasi - BBM jenis solar sempat langka di beberapa daerah, karena itu PT Pertamina mengaturnya dan menetapkan sektor yang aman solar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pertamina terus mendorong agar penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi, dalam hal ini produk Solar atau Jenis BBM Tertentu (JBT), dapat tepat sasaran sesuai peruntukannya.

Hal tersebut dijalankan Perseroan melalui berbagai edukasi dan aktivitas yang dijalankan kepada masyarakat maupun konsumen.

Seperti diketahui, Pertamina merupakan badan usaha yang menerima penugasan dari pemerintah dalam menyalurkan BBM subsidi.

Lalu, siapa dan kendaraan jenis apa yang berhak menggunakan solar subsidi?

Baca juga: Viani Limardi Merasa Citra Dirinya Hancur, Resmi Gugat PSI Rp 1 Triliun

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina, Brasto Galih Nugroho mengatakan, sasaran penerima manfaat produk BBM subsidi sudah diatur dalam regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Regulasi tersebut ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian dan harga jual eceran bahan bakar minyak.

Untuk sektor transportasi darat, produk subsidi Solar subsidi dikhususkan untuk masyarakat dalam kaitannya dengan transportasi orang atau barang pelat hitam dan kuning (mobil pengangkutan  hasil kegiatan perkebunan dan pertambangan dengan jumlah roda lebih dari enam).

Kemudian juga termasuk mobil ambulance, mobil pengangkut jenazah, mobil pemadam kebakaran, mobil pengangkut sampah dan kereta api umum penumpang dan barang berdasarkan kuota yang ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Baca juga: RE Menjawab: Pemkot Bekasi Kejar Kekebalan Kelompok

Sementara itu, untuk sektor transportasi laut, Solar subsidi digunakan untuk transportasi air yang menggunakan motor tempel dengan verifikasi dan rekomendasi instansi terkait.

Kemudian juga sarana transportasi laut berupa angkutan umum atau penumpang, sungai, danau, penyeberangan dan kapal pelayaran rakyat/perintis berdasarkan kuota yang ditetapkan BPH Migas.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved