Breaking News:

Mutasi Polisi

Jacklyn Choppers Merasa Cocok Jadi Humas Polda Metro Jaya, karena Hobi Bermain Sosial Media

Serse tenar, Jacklyn Choppers, dimutasi menjadi humas Polda Metro Jaya, tak lagi berkeliaran menangkap penjahat.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Anggota Polda Metro Jaya Jacklyn Choppers kini menjadi humas Polda Metro Jaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aiptu Jakaria S atau yang biasa dikenal Jacklyn Choppers buka suara atas pemindahannya ke Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Pria yang sebelumnya berada di Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Dirktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, itu mengaku tak keberatan dengan pemindahan tersebut.

Menurutnya, rotasi adalah hal biasa di Korps Bhayangkara.

Baca juga: Malam Puncak Kilau Raya MNCTV 30 Disiarkan Malam Ini, Siap Nonton Kolaborasi Para Pesohor Indonesia?

"Biasa saja. Mutasi itu adalah hal yang wajar," ujarnya dikonfirmasi Rabu (20/10/2021).

Bahkan menurutnya, pemindahan itu sebagian dari penyegaran. Sebab ia sudah 25 tahun berada di reserse.

"Polisikan bukan reserse saja, ada bidang Intel, Lantas, Sabhara, Humas, dan Bimas," tuturnya.

Pria yang juga terkenal menjadi pegiat media sosial di bidang kepolisian itu juga merasa posisi sebagai humas cocok dengannya.

Sebab, kini ia akan lebih sering bermain media sosial seperti hobinya selama ini.

Saat ini Jacklyn dipercaya untuk mengelola media sosial di Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Baca juga: Malam Puncak Kilau Raya MNCTV 30 Disiarkan Malam Ini, Siap Nonton Kolaborasi Para Pesohor Indonesia?

"Dulu gua hubungannya sama penjahat nah sekarang gue hubungannya dengan masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi Aipda Monang Parlindungan Ambarita atau yang lebih dikenal Aipda Ambarita viral di media sosial.

Dalam sebuah program televisi, Ambarita nampak menyita dan memeriksa telepon genggam seorang pemuda tanpa surat izin.

Aksinya itu pun ditanggapi sinis oleh netizen salah satunya akun Twitter @xnact.

"Polisi tiba-tiba ambil HP lalu periksa isi HP dengan alasan mau memeriksa barangkali ada rencana perbuatan pidana yang dilakukan melalui HP. Boleh tapi harus didahului dugaan tindak pidana. Sejak kapan pak pol bebas geledah HP dan privasi orang atas dasar suka-suka dia?," demikian bunyi kicauan akun @xnact seperti dikutip, Selasa (19/10/2021).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved