Breaking News:

Investasi Bodong

Duta Serahkan Nasib ke Polda Metro Jaya karena Tertipu Main Robot Crypto di Playstore

Duta, merasa tertipu setelah asyik main robot crypto di playstore. Kini, dia pun melaporkan kasus investasi bodong ini ke Polda Metro Jaya.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Duta, korban investasi robot crypto melaporkan kerugian yang dialaminya ke Polda Metro Jaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ratusan ribu masyarakat Indonesia diduga tertipu investasi robot crypto. Sejumlah korban melaporkan kejadian ke Mapolda Metro Jaya.

Salah satunya ialah Duta (34) yang mengaku sudah bergabung dengan robot crypto Mark AI sejak Juni 2021.

Kata Duta, ia sudah empat bulan bergabung di robot crypto yang diluncurkan PT Teknologi Investasi Indonesia.

Mark AI sendiri baru diluncurkan Maret 2021 lalu.

Baca juga: Guru Honorer Edarkan Narkoba di Bogor, Diciduk Polisi

Selama empat bulan itu Duta sudah menginvestasikan uang senilai 5.000 dolar AS secara bertahap.

Kata Duta, sampai 14 Oktober 2021 ia masih menerima dana yang dijanjikan, yakni satu persen hingga 1,4 persen keuntungan setiap harinya.

Namun, Duta dan nasabah lainnya tak menerima dana investasi lagi sejak 15 Oktober 2021.

"Alasan perusahaan Mark AI yang diwakili PT Teknologi Investasi Indonesia, mengatakan penghentian dana karena hindari aliran dana masuk dari suntown forex ke Mark AI sehingga distop proses transaksi," ucapnya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (20/10/2021).

Kata Duta, pihak Mark AI sempat berjanji akan mengaktifkan kembali transaksi pada 18 Oktober 2021.

Namun, saat ini aplikasi dan website tersebut malah tak dapat diakses.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved