Breaking News:

Astuti Berharap Perumda Pasar Jaya Segera Bangun Kembali Kios di Pasar Kayu Jati

Perumda Pasar Jaya berupaya untuk memberikan santunan dan uang ganti rugi kepada para pedagang yang terdampak langsung.

wartakotalive.com/Muhamad Fajae Riyandanu
Sediktinya 20 kios di lahan seluas 200 meter persegi di Pasar Kayu Jati, Rawamangun, Jakarta Timur, terbakar pada Rabu (20/10/2021), pukul 05.00 WIB. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sedikitnya 20 kios di lahan seluas 200 meter persegi di Pasar Kayu Jati, Rawamangun, Jakarta Timur, terbakar pada Rabu (20/10/2021) sekitar pukul pukul 05.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian material mencapai Rp 1 miliar. Dalam penanganan musibah itu petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mengerahkan 15 unit mobil pemadam berikut 75 personel.

Api baru bisa dipadamkan pada pukul 06.00 WIB. Dugaan sementara kebakaran yakni korsleting listrik.

Salah satu pedagang yang kiosnya ikut terbakar adalah Sri Astuti. Pemilik empat kios sembako ini baru mendapat kabar pada pukul 05.30 WIB. “Dengar dari orang yang sering tidur di pasar, dari sebuah warung itu ngeluarin api.

Dapat kabar dari situ saya langsung ke pasar, api sudah gede,” kata Astuti, Rabu (20/10/2021). Astuti menempati empat kios.

Dua kios yang menjadi kios utama ludes terbakar, sementara dua kios yang difungsikan sebagai gudang masih utuh lantaran letaknya yang terpisah dari lokasi kebakaran.

“Kios yang terbakar ada dua. Kalau yang dua di seberang pasar. Jadi alhamdulillah masih utuh,” sambung Astuti.
Astuti menuturkan, akibat kebakaran yang menimpa kiosnya, dirinya mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Baca juga: Ratusan KK di Papua Barat Jadi Korban Kebakaran, Sahabat Ganjar Berikan Bantuan dan Trauma Healing

Kebetulan dagangan itu masih full ya, baru habis belanja. Rokok saja sampai dua kardus, mie, kopi. Kerugian di atas Rp 50 juta,” ujarnya.

Korban kebakaran lain, Yanto mengaku empat lapak kios yang ditempatinya juga ludes terbakar. Sebagai pemilik usaha warnet, Yanto kehilangan 19 PCU personal computer (PC) beserta perlengkapan lainnya.

“Dua printer, satu kulkas, sebuah meja etalase, sebuah meja kasir, 20 kursi plastik,” jelas Yanto. Adapun kerugian yang harus ditanggung oleh Yanto berkisar ratusan juta rupiah.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved