Breaking News:

Berita Video

Wanita Ini Tipu Perusahaan dengan Modus Investasi Bodong, Duitnya untuk Plesiran ke Luar Negeri

Pelaku juga mencatut dokumen Maybank dan untuk meyakinkan korbannya saat deposit Rp, 10 juta, korban diberi emas satu gram.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse
Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap perempuan berinisial PAN(28) di Aparteman kawasan Jakarta Selatan pada Senin (18/10/2021) kemarin.

Ia ditangkap atas kasus investasi bodong dengan menyasar para korbannya adalah sejumlah perusahaan besar.

Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, modusnya pelaku mendatangi perusahaan menawarkan investasi bodong dengan keuntungan sebesar tujuh sampai 11 persen pertiga bulan.

Pelaku juga mencatut dokumen Maybank dan untuk meyakinkan korbannya saat deposit Rp, 10 juta, korban diberi emas satu gram.

Pelaku mengaku memiliki jabatan di Maybank adalah Brand Manager bank swasta tersebut dan membuat kartu nama palsu.

"Kasus ini terjadi pada 2018, kemudian di laporkan pada 2019 dan kami terus melakukan penyelidikan dan pelaku berhasil ditangkap," ujar dia, Selasa (19/10/2021).

Pelaku berjanji uang korban selama dinvestasi dalam keadaan aman dan tidak bakal berkurang.

Korban mentransfer uang ke rekening pribadi pelaku bukan ke rekening Maybank secara resmi.

Tapi ketika korban menagih keuntungan tiga bulan, pelaku justru berkelit dan tidak dapat memberikan kepada korban.

Hal ini membuat tumbuh kecurigaan dari korban dan langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Dan sudah ada lima orang yang di BAP sebagai korban ya, barusan datang juga korban dua orang ya dari Jakarta Selatan kita lakukan pemeriksaan, jadi, sementara korban ini tujuh," jelasnya.

Ternyata uang para korban ini digunakan pelaku untuk jalan-jalan ke luar Negeri dan menyewa aparteman serta membeli barang berharga.

Bismo meminta kepada masyarakat yang menjadi korban penipuan untuk membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Tentunya kejahatan ini meresahkan dan bagi masyarakat yang pernah menjadi korban kejahatan dari modus operandi ini untuk melaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat," ucapnya.(m26)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved