Mily Band Aransemen Lagu Anak Daerah

Untuk Membakar Bara Semangat Sumpah Pemuda, Mily Band Siapkan Aransemen Ulang Lagu-lagu Anak Daerah

Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang jatuh pada hari Kamis mendatang, Mily Band sedang menyiapkan karya terbaiknya.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Sambut Hari Sumpah Pemuda, Mily Band mengaransemen ulang lagu-lagu anak daerah. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang jatuh pada hari Kamis mendatang, Mily Band sedang menyiapkan karya terbaiknya.

Saat ini, Mily Band mengaransemen ulang lagu-lagu anak daerah dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda sekaligus untuk terus menjaga eksistensinya di dunia musik.

Grup band yang beranggotakan Idea Pasha (Gitar), Chiara Aurelia (vokal), dan Joshua Kresna (seksopon) itu menggarap project mengaransemen ulang lagu-lagu anak daerah bertujuan untuk membakar bara semangat mengenal lagi lagu daerah. 

"Latar belakang kenapa kami pilih kayak lagu-lagu anak daerah gitu, kami juga ingin mencoba memerkenalkan kembali lagu-lagu terutama lagu anak daerah kan lagi nasional ya," kata Idea Pasha bersama dengan personil Mily Band disela-sela penggarapan video klip di Stella Maris International School, Tangerang, Minggu (17/10/2021). 

Baca juga: Indonesia Raih Piala Thomas 2020 Diartikan Wagub DKI Sebagai Kado untuk Memeringati Sumpah Pemuda

Baca juga: Mily Band Bagikan 500 Bingkisan di Jalan sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Sesama

Baca juga: Ramaikan Industri Musik Indonesia, Mily Band Rilis Single Perdana Jangan Buru Buru Genre Sweet Pop

"Mengingatkan masyarakat Indonesia lagi bahwa lagu daerah ini tuh bagus loh gitu," timpal Chiara Aurelia. 

"Jadi, kami memeringati Hari Sumpah Pemuda dengan mengcover lagu-lagu anak daerah," sahut Joshua Kresna. 

Joshua menyebut kalau lagu-lagu anak daerah yang akan dicover Mily Band berjudul Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan), Ondel-Ondel (Jakarta), Kampuang Nan Jauh di Mato (Sumatera Barat), Gundul-Gundul Pacul (Jawa Tengah), dan masih banyak lagi. 

"Pokoknya lagu-lagu anak daerah yang banyak didengar sama masyarakat," ucap Joshua Kresna. 

"Jadi kita bawainnya dengan konsep yang Mily. Jadi terdengar udah indah tambah indah lagi," timpal Chiara Aurelia. 

Chiara Aurelia mengakui tidak mudah mengaransemen kembali lagu anak daerah dengan gaya Mily Band, terlebih untuk pembacaan liriknya. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved