Breaking News:

Pinjol Ilegal

Polres Metro Bekasi Kumpulkan Barang Bukti untuk Bergerak Terkait Pinjol Ilegal

Polres Metro Bekasi Kota saat ini sedang mengumpulkan bukti untuk bergerak terkait pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Kabag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan pihaknya sedang mengumpukan bukti untuk menindaklanjuti kasus pinjol ilegal. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Kasus pinjaman online (pinjol) beberapa akhir ini menjadi perbincangan masyarakat luas, setelah beberapa waktu lalu polisi melakukan penggerebekan kasus pinjaman online yang dianggap meresahkan.

Di Kota Bekasi khususnya, rupanya juga marak akan laporan pinjol yang diadukan oleh masyarakat, apalagi dalam pelaksanaannya, para nasabah pinjol sering mendapatkan ancaman ketika terlambat membayar.

Baca juga: PPKM Jakarta Jadi Level 2, Ini Kata Gubernur Anies

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari tak menampik jika ada beberapa laporan yang masuk ke Polres Metro Bekasi Kota terkait Pinjol.

Kendati demikian dirinya tidak bisa merinci berapa laporan yang diterima itu.

"Sejauh ini memang ada beberapa aduan yang masuk terkait ancaman kepada masyarakat terhadap pinjam online (pinjol)," kata Kompol Erna Ruswing, Selasa (19/10/2021).

Hingga saat ini, Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan terkait aduan yang telah diterima itu, meski memang belum ada laporan secara resmi yang ia terima.

Kendati demikian, petugas pun masih melakukan pengembangan dengan mengumpulkan bukti-bukti yang ada.

Baca juga: Rahmat Effendi Apresiasi PPKM Bekasi Turun ke Level II Sekaligus Minta Kelonggaran di Bidang Ekonomi

"Terkait masalah pinjol, wilayah kota bekasi, polres metro Bekasi, sedang melakukan penyelidikan, terkait kasus tersebut. Memang polres metro Bekasi ada beberapa yang sedang kami tangani," katanya.

Atas maraknya kasus pinjol itu, Erna menyatakan, agar masyarakat tidak sungkan untuk melaporkan dan mengadukan atas apa yang terjadi dengan pinjaman online.

Menurutnya, warga tak perlu kesulitan dalam menyampaikan aduan, karena telah ada akun media sosial serta kontak darurat kepolisian.

"Kita punya (akun) media sosial, di mana media sosial itu, hal itu menjadi tempat pengaduan masyarakat, dan kita ada kontak darurat Kepolisian, dan Itu tempat pengaduan kita, dan kita akan merespons dari pengaduan itu sendiri," ujarnya. 

Baca juga: Bupati Kepulauan Seribu Sulap Pulau Panjang Jadi Tempat Wisata Religi Sebagai Daya Tarik Masyarakat

Erna sapaan akrabnya, juga mengingatkan akan bahaya dari pinjaman online (pinjol), dimana salah satu bahaya tersebut ialah Penyebaran indentitas pribadi serta teror dan ancaman yang dapat menyasar kepada kerabat hingga Keluarga.

"Kami dari pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota, memang banyak sih yang melakukan aduan dari media sosial juga ada, dimana mereka merasa terjepit pinjaman online, jadi kami harapkan ke masyarakat kota Bekasi khususnya apabila ada iming iming dari pinjaman dari media online, semua jadi jangan kita tergiur," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved