Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Pantau Perkembangan PTM, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Tidak Temukan Kasus Positif Virus Corona

Seiring menurunnya angka kasus positif Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Seiring menurunnya angka kasus positif Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Meski demikian, Pemkot Tangerang tetap mengantisipasi adanya klaster baru penyebaran virus coorna.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang kembali menggelar tes PCR secara acak kepada 1.074 warga sekolah yang menggelar PTM.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, mengatakan bahwa skrining secara acak tersebut dilakukan di 26 SMP se-Kota Tangerang, pada 11 hingga 15 Oktober 2021.

Baca juga: Pemkot Tangerang Targetkan 5.305 Anak Usia 12 Tahun Divaksinasi Covid

Baca juga: Dalam Rangka Hari Kontrasepsi se-Dunia, Pemkot Tangerang Berikan Pelayanan KB Gratis di 38 Puskesmas

Baca juga: Pekan Depan, 45 SD di Kota Tangerang Gelar PTM

Hasilnya, tidak ditemukan kasus positif Covid-19 pada perangkat sekolah yang terjaring skrining.

"Kemarin baru saja kami lakukan tes acak kembali di 26 sekolah, dan Alhamdulillah semua hasilnya negatif, tidak ada yang positif," kata Dini kepada awak media, Selasa(19/10/2021).

Dini berujar bahwa hingga pekan lalu, pihaknya telah menggelar tes Covid-19 secara acak pada lingkungan SMP swasta dan negeri di Kota Tangerang hingga tahap ke tiga, sejak dilakukan pertama kali pada 27 September 2021.

Sebelumnya, tercatat 69 warga sekolah yang mengikui PTM terbatas di SMP Kota Tangerang, terpapar Covid-19, yang terdiri dari murid, guru dan juga staff tata usaha.

"Tes acak PTM ini sudah dilakukan kami lakukan sejak tiga minggu terakhir," ujar Dini.

"Saat menggelar skrining, sempat kita temukan ada siswa dan guru yang positif. Akan tetapi semua anak-anak sudah sehat, pulih kembali," tutur Dini.

Walaupun tidak ada terdeteksi terpapar virus corona, Dini tetap menghimbau sekolah-sekolah yang telah diijinkan menggelar PTM, agar selalu menerapkan protokol kesehatan ketat.

Selain itu, para orangtua siswa yang mengikuti PTM, juga diharapkan segera menjalani Vaksinasi Covid-19.

"Para orangtua yang anaknya juga mengikuti PTM, segera melaksanakan vaksinasi, agar anak mereka tidak menjadi carrier di keluarganya," ucapnya.

Ke depan, lanjut dr. Dini, tes acak Covid-19 di sekolah yang menggelar PTM akan terus dilakukan, guna meminimalisir penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Dinkes masih akan terus melakukan swab acak di sekolah, sebagai bentuk dukungan pelaksanaan PTM terbatas di era pandemi covid-19," tutup Dini.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved