Breaking News:

Pinjaman Online

Ini Alasan Sosiolog UGM Minta Jangan Pojokkan Pekerja Pinjaman Online Ilegal

Sebagian para pekerja di perusahaan pinjaman daring ilegal adalah korban ketidaktahuan terhadap legalitas dan proses kerja perusahaan.

Warta Kota/ Gilbert Sem Sandro
Sosiolog kriminalitas dari Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Soeprapto menyebutkam, sebagian para pekerja di perusahaan pinjaman daring ilegal adalah korban ketidaktahuan terhadap legalitas dan proses kerja perusahaan.Foto ilustrasi: Sebagian karyawan kantor Pinjol Ilegal di Tangerang yang Dibekuk Polda Metro Jaya, Kamis (15/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, YOGYAKARTA -- Praktik usaha pinjaman online atau pinjol ilegal semakin meresahkan masyarakat, karena itu langkah kepolisian menggerebek lokasi yang dijadikan kantor merupakan langkah tepat.

Selain karena ilegal, dalam menjalankan usahanya pinjol ini menggunakan cara-cara yang melanggar hak asasi manusia atau HAM.

Lalu, mengapa praktik usaha pinjol tersebut menempuh cara-cara yang berisiko berurusan dengan ranah pidana, dengan pihak yang berwajib? 

Video: Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Digerebek Polisi

Pasalnya, meneror, mengancam dengan kata-kata kasar dan bahkan menggunakan rekayasa olah foto asusila korban, masuk dalam kategori perbuatan tidak menyenangkan?

Menurut sosiolog kriminalitas dari Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Soeprapto menyebutkam, sebagian para pekerja di perusahaan pinjaman daring ilegal adalah korban ketidaktahuan terhadap legalitas dan proses kerja perusahaan.

"Saya berharap pihak pemerintah dan masyarakat menyadari bahwa sebagian di antara mereka itu adalah korban. Korban dari ketidaktahuan bahwa itu ilegal," kata Soeprapto dihubungi di Yogyakarta, Senin (18/10/2021).

Menurut dia, hingga saat ini tidak banyak pelamar pekerjaan yang mempertanyakan legalitas perusahaan pemberi tawaran lowongan pekerjaan, termasuk "pinjol" atau pinjaman daring ilegal.

"Saya yakin tidak ada satu pelamar yang mempertanyakan apakah lembaga itu legal atau tidak. Jadi begitu ada lowongan langsung daftar apalagi prosesnya secara 'online' (daring)," ucap dia.

Baca juga: Aparat Polda Meringkus Dua Pelaku yang Gunakan 150 Data KTP Curian untuk Penipuan Pinjaman Online

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat tidak serta-merta memojokkan para pekerja yang direkrut perusahaan pinjaman daring ilegal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved