Pinjol Ilegal

Debt Collector Pinjol Ilegal Gertak Debitur dengan Merekayasa Foto Menjadi Artis Porno

DEbt collector pinjol ilegal ternyata punya cara jitu saat menagih utang, yakni merekayasa foto debitur jadi bintang porno.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Ilustrasi - Debt collector pinjol ilegal menggunakan trik unik saat menagih. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berbagai cara dilakukan debt collector dari perusahaan pinjol ilegal saat menagih utang.

Melihat cara tradisional berupa intimidasi sudah tak efektif, debt collector pinjol ilegal ini pun putar otak.

Mereka pun kini menemukan satu cara jitu yang unik, yakni merekayasa foto dari para debitur untuk dijadikan artis porno.

Hal ini tentu sangat memalukan bagi keluarga, kerabat atau teman, karena bisa menjatuhkan citra debitur itu.

Baca juga: Tingkatkan Kesehatan Anak, WOM Finance dan BAZNAS Gelar Khitanan Massal di Kota Bekasi

Dan ternyata cara merekayasa foto debitur menjadi bintang porno cukup efektif.

Seperti dikatakan Soza, salah satu karyawan PT ANT Information Consulting, yang menggunakan cara tersebut.

Diketahui, perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal bernama PT ANT Information Consulting di Kelapa Gading, Jakarta Utara, digeruduk polisi, Senin (18/10/2021) malam.

Soza mengatakan, sejak awal dirinya sudah merasa ada yang berbeda dari perusahaan tempatnya bekerja itu dalam melakukan penagihan kepada debitur. 

Hal itu ia katakan ketika ditanya Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis di lokasi pada hari tersebut.

“Awalnya merasa kenapa beda sekali," ujar Soza yang baru bekerja selama dua pekan.

Baca juga: Menkes Optimis 168 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Lengkap Hingga Akhir 2021

Soza harus melakukannya karena tekanan dari pimpinan perusahaan, yang mana sebagai penagih utang ia diminta secepat mungkin mendapatkan pembayaran dari debitur. 

Ia lantas memikirkan berbagai cara, sampai akhirnya dirinya melihat karyawan lain menggunakan gambar pornografi menyerupai debitur dalam upaya penagihan. 

"Untuk saat ini yang diharapkan itu tiap beberapa menit ditanya payment, payment. Kita secara pribadi ini berputar gimana caranya bisa payment,” katanya.

“Saya lihat kiri kanan lihat penagihan begini (modus pakai foto porno). Saya dua minggu jalanin saya memakai foto-foto (porno) itu," lanjut Soza. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved