Kasus Pasien Covid

Berkat PPKM Berjalan Cukup Baik, Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Mengalami Penurunan

Kepala Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Kesehatan dr Mintoro Sumego katakan angka pasien Covid-19 di bawah 250 orang.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive.com/Muhamad Fajar Riyandanu
Kepala Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Kepala Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego, menjelaskan, angka pasien Covid-19 masih di bawah 250 orang.

Saat ini, RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, menampung sebanyak 215 pasien pada Selasa (19/10/2021).

"Hari ini ada sekira 15 pasien yang masuk, itu pasien rekapriasi," kata Mintoro di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa (19/10/2021).

Menurut Mintoro, pasien rekapriasi itu adalah pasien yang baru saja kembali dari luar negeri ditampung di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara.

Baca juga: Dalam Keadaan Mabuk Berat, Riyanto Nekat Lompat & Tenggelam di Kali Item dekat Wisma Atlet Kemayoran

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 19 Oktober 2021: Dosis Pertama 109.005.627, Suntikan Kedua 64.008.898

Baca juga: Menkes Optimis 168 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Lengkap Hingga Akhir 2021

Di sana pasien dilakukan pemeriksaan genos wild quensist dan dilakukan test PCR maka jika positif akan dilimpahkan ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Pasien terkomfirmasi sesuai SOP akan dirawat di Wisma Atlet Kemayoran sampai hasil PCR nya negatif," terang  Mintoro.

Pemeriksaan PCR itu dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan mereka akan melaporkan ke petugas Wisma Atlet.

Nantinya pasien yang dari luar Negeri itu akan dirawat di tower lima Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sehingga ia memastikan jumlah penambahan pasien Covid-19 masih minim atau tidak terlalu signifikan.

"Penurunan pasien di Wisma Atlet ini mungkin karena faktor PPKM yang diberlakukan Pemerimtah cukup bagus," ucapnya.

Karena dengan PPKM yang diberlakukan masyarakat dan pasien Covid-19 menjaga dengan baik protokol kesehatan.

Tracing juga dilakukan Pemerimtah sangat baik karena setiap ada kerumunan maka langsung diswab antigen atau PCR.

Misalnya, dari ratusan orang yang ditracing maka hanya ada satu orang yang positif Covid-19.

"Jadi dengan adanya isoter seperti ini sangat membantu penurunan jumlah kasus Covid-19," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved