Senin, 18 Mei 2026

Pilpres 2024

Siap Maju Jadi Capres 2024, Muhaimin Iskandar: Itu Tantangan

Menurutnya, Pilpres 2024 menjadi tantangan baginya untuk maju sebagai capres.

Tayang:
warta kota
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Menurutnya, Pilpres 2024 menjadi tantangan baginya untuk maju sebagai capres.

Meski begitu, Wakil Ketua MPR ini mengaku tidak mau tergesa-gesa dalam mengambil langkah.

"Ya saya rasa itu sebagai tantangan, saya siap."

"Tapi harus bersabar dulu, karena pilpres masih lama."

"Kita tunggu perkembangan nanti seperti apa terkait peta politiknya,” kata Gus Muhaimin di sela silaturahmi dengan para tokoh ulama di wilayah Brebes-Tegal, Jawa Tengah, Minggu (17/11/2021).

Gus Muhaimin menyatakan, selama ini kader PKB di seluruh daerah mengharapkan dan mendukung dirinya maju sebagai capres di tahun 2024.

Karena itu, PKB akan terus menggalang kekuatan dengan partai politik lain, untuk berkoalisi.

Sebab, PKB tidak bisa mengusung calon sendiri di Pilpres 2024.

”Hingga saat ini, kepengurusan PKB di daerah-daerah masih solid."

"Dan jika nantinya maju, maka untuk mencari figur capres, PKB akan berkoordinasi dengan parpol lainnya untuk berkoalisi," paparnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid menyatakan, PKB terbuka membangun koalisi dengan siapapun, guna mencari agenda bersama untuk kepentingan bangsa.

Menurut Gus Jazil, munculnya nama-nama capres saat ini menjadi sesuatu yang menarik, sehingga masyarakat akan bisa melihat track record calon, rekam jejak, program kerja, dan visi misi lebih awal.

Sejauh ini, sudah ada nama sejumlah ketum parpol yang muncul sebagai capres.

Di antaranya, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Gus Muhaimin.

Namun, dari ketiga nama ketum parpol tersebut, baru Airlangga yang sudah dipastikan maju capres sesuai keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2019.

”PKB ingin mengajak masyarakat dari awal kalau mau nyalon, tegas saja."

"Enggak usah malu-malu, supaya bisa dinilai track record-nya, bisa dibaca program dan alur pikirnya, dan bisa menjadi harapan baru buat Indonesia,” tegasnya.

Soal apakah Gus Muhaimin akan diusung sebagai capres atau cawapres, Gus Jazil mengatakan saat ini ikhtiar seluruh kader PKB adalah menjadikan Gus Muhaimin sebagai capres.

Namun, pihaknya juga realistis bahwa PKB tidak bisa maju sendiri untuk mengusung Gus Muhaimin sebagai capres, sehingga harus berkoalisi dengan parpol lain.

”PKB punya modal 9-10 persen."

"Tentu kalau koalisi dengan parpol menengah bawah, kita harus mengajak dua parpol lagi."

"Tapi kalau dengan Gerindra cukup dua partai."

"Tapi yang perlu dibahas kan bukan sekadar mencukupi, elektoral, tetapi harus menang."

"Dan kalau menang harus bermanfaat untuk masyarakat,” paparnya.

Jika koalisi dengan parpol lain sudah terjalin, juga akan dibicarakan bersama soal komposisi siapa capres dan siapa cawapres, termasuk program kerja dan lainnya.

"Hari ini Pak Muhaimin maju capres harga mati, semua kader PKB bergerak untuk itu."

"Nah, bahwa nanti bagaimana ke depannya setelah berkoalisi, harus dibahas di situ."

"Kita enggak ngotot, kok. Kita bukan harga mati dalam konteks pokoke."

"Kita ingin presiden 2024 ke depan itu betul-betul yang diharapkan masyarakat,” jelas Wakil Ketua MPR ini.

Gus Jazil menyatakan, Gus Muhaimin memiliki track record panjang dan sangat mumpuni sebagai pemimpin bangsa.

Selain sebagai ketum parpol yang terbukti berhasil mengangkat perolehan suara parpol pada Pemilu 2019 lalu, Gus Muhaimin juga pernah menjadi menteri, wakil ketua DPR dan Wakil Ketua MPR, serta memiliki trah kepemimpinan nasional.

Pasangan Prabowo-Muhaimin Bisa Terjadi di Pilpres 2024

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) senang mendengar kabar kemungkinan Prabowo Subianto kembali maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, kepastian bakal majunya kembali ketua umum Partai Gerindra itu sebagai capres untuk ketiga kalinya, membuat arah politik semakin terpetakan.

”PKB senang kalau Pak Prabowo nyapres lagi."

Baca juga: Dituding Benny K Harman Pakai Pola Pikir Adolf Hitler, Yusril: Masih Untung Saya Enggak Dijuluki PKI

"Setidaknya kami dapat mengukur keadaan dari pengalaman yang lalu,” kata Jazilul Fawaid kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).

PKB bahkan menyatakan bukan hal yang mustahil untuk menjalin koalisi dengan Partai Gerindra.

”Terbuka koalisi PKB dengan Gerindra, namun pelan-pelan harus disusun agenda dan figur yang diharapkan rakyat,” ujar Gus Jazil, sapaan akrabnya.

Baca juga: Libur Maulid Nabi Digeser Jadi 20 Oktober 2021 Gara-gara Covid-19, Cuti Natal Tak Ada

Mengenai wacana mengusung Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) sebagai capres, Gus Jazil mengatakan memang benar ada keinginan dari para kader dan pengurus DPC maupun DPW PKB.

Yakni, agar pada Pilpres 2024 mendatang PKB bisa mengusung Gus Muhaimin sebagai capres.

Namun, secara kebijakan partai belum ada keputusan final.

Baca juga: Sebagian Bekas Pegawai yang Dipecat KPK Terima Tawaran Jadi ASN Polri

Sebab, PKB tidak mungkin mengusung capres sendiri tanpa berkoalisi dengan parpol lain.

Karena itu, PKB membuka semua kemungkinan untuk berkomunikasi dengan parpol lain, termasuk nantinya membicarakan pasangan capres maupun cawapres.

”Pasangan Muhaimin–Prabowo mungkin atau Prabowo–Muhaimin dapat saja terjadi."

Baca juga: Bekas Wali Kota Tanjungbalai Bilang Penyidik KPK yang Tangani Kasusnya Kelompok Taliban

"Yang penting dapat merebut hati rakyat dan menang menerima amanat,” tutur Wakil Ketua MPR ini.

Gus Jazil menegaskan, PKB sebagai partai yang moderat, bisa membuka komunikasi dengan parpol manapun.

”Selama ini kami juga terus menjalin komunikasi dengan parpol-parpol lain."

Baca juga: Novel Bamukmin: Kalau Memenuhi Syarat dari Hasil Ijtimak Ulama, Saya Serius Maju Sebagai Cawapres

"Dan PKB cukup bisa diterima dengan baik, bahkan selama ini selalu menjadi penentu kemenangan,” urainya. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved