Breaking News:

Rencana Ataturk Jadi Nama Jalan di Menteng Jakarta Pusat Diprotes, Pemprov DKI Cari Solusi

Menanggapi protes rencana perubahan nama Jalan Ataturk di Menteng, Jakarta Pusat, Pemprov DKI akan mencari solusi.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria usai menghadiri Kegiatan Baksos Dalam Rangka Hari Ulang Tahun PIRA ke-13 di Musholah AL Ahyar, Kel Klender, Kec Duren Sawit, Minggu (17/10/21). 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta berencana akan mengubah salah satu nama jalan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Namun, pergantian nama jalan tersebut mendapat penolakan dari beberapa pihak.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, mengatakan ia bersama pihaknya akan mencari solusi terbaik terkait dengan penamaan jalan di Jakarta menggunakan nama Presiden pertama Turki, Mustafa Kemal Ataturk.

Baca juga: Museum Hagia Sophia Jadi Masjid, Yunani Ancam Ubah Rumah Mustafa Kemal Ataturk Jadi Museum Genosida

"Insyallah pemerintah akan mencarikan solusi yang terbaik supaya baik bagi semua termasuk hubungan kita degan pemerintah Turki menjadi lebih baik," ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (18/10/2021).

Lanjutnya, kata Ariza, dirinya menghormati perbedaan pendapat dari berbagai kelompok masyarakat dan memastikan segala masukan akan menjadi bahan pertimbangan.

"Ya, memang ada beberapa pendapat dari kelompok masyarakat yang kita juga harus hormati, dan dijadikan pertimbangan," ucapnya.

Baca juga: Rencana Mustafa Kemal Ataturk Jadi Nama Jalan di Jakarta Tuai Protes, Ariza: Kami Akan Cari Solusi

Kendati demikian, ia juga menjelaskan, penamaan jalan ini merupakan kerja sama antar negara Indonesia dan Turki sehingga juga harus bisa saling menghormati dan menghargai.

"Ini merupakan bagian kerja sama antar negara yang juga kita harus hormati kita hargai satu sama lain," tambahnya.

Tak hanya itu, menurutnya pemerintah Turki juga sudah menjadikan nama Ahmet Soekarno sebagai nama salah satu jalan di Turki.

"Alhamdulillah sekarang giliran kita yang memberikan kesempatan nama tokoh daripada pemerintah atau negara Turki di Indonesia, di Jakarta. Kebetulan nama yang diusulkan dari mereka ya Ataturk ya kita saling menghormati menghargai antar negara," kata Riza.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved