Vaksinasi Covid19

Program Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi Mampu Redam Penyebaran Virus Corona

Kerja keras yang dilakukan Pemkan Bekasi akhirnya membuahkan hasil, yakni penurunan kasus aktif Covid-19.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Ilustrasi - Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi berdampak positif yakni penurunan kasus. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wakil Juri Bicara Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Masrikoh mengatakan dalam sepekan terakhir, jumlah kasus aktif Covid-19 mengalami tren penurunan.

Ia merinci, pada Minggu (10/10/2021) lalu, angka kasus aktif tercatat sebanyak 110 pasien.

Sedangkan pada Senin (11/10/2021), jumlahnya berkurang menjadi 101 pasien.

Baca juga: Pulihkan Sektor Pariwisata, Belitung Sprint Triathlon 2021 Siap Digelar Awal Desember

"Berdasarkan catatan kami, Alhamdulillah kasus aktif mengalami penurunan dalam seminggi terakhir," kata Masrikoh saat dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Berlanjut pada Selasa (12/10/2021), jumlah kasus aktif tercatat sebanyak 98 orang.

Di hari berikutnya pada Rabu (13/10/2021), sebanyak 94 pasien menjalani perawatan di isolasi terpusat (isoter) dan isolasi mandiri (isoman).

Kemudian pada Kamis (14/10/2021), jumlah kasus aktif kembali berkurang menjadi 80 orang, selanjutnya pada Jumat (15/10/2021), kasus aktif di Kabupaten Bekasi tercatat sebanyak 69 orang.

"Lalu hari Sabtu, tanggal 16 Oktober, jumlah kasus aktif menurun, bersisa 63 orang. Selanjutnya pada Minggu, tanggal 17 Oktober kemarin, jumlah pasien tersisa 56 orang saja," ungkapnya.

Baca juga: Muncul Kekhawatiran KPU Bakal Dilemahkan Seperti KPK, Apa Alasannya?

Hingga kini, total kumulatif temuan Covid-19 di Kabupaten Bekasi mencapai 51.236 kasus dengan rincian sebanyak 50.641 dinyatakan sembuh, 539 jiwa meninggal dan 56 orang masih dalam perawatan.

Penurunan kasus aktif diiringi dengan meningkatkan jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin Covid-19. Dari total target sebanyak 2.417.794 jiwa, terdapat 1.678.894 orang yang sudah divaksin pada dosis pertama atau sebesar 69,44 persen.

Sedangkan dosis kedua vaksin Covid-19 di Kabupaten Bekasi telah menjangkau sebanyak 996.801 jiwa atau setara dengan 41,23 persen.

Kabupaten Bekasi dalam waktu dekat bakal mencapai target herd immunity atau kekebalan komunal sebesar 70 persen seperti standar yang telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO).

Baca juga: Partai Bentukan Amien Rais ‘Porak Poranda’, DPP Partai Ummat Justru Berterima Kasih pada yang Mundur

Masrikoh menjelaskan berdasarkan data yang diperbarui pada Minggu (17/10/2021) kemarin, persentase masyarakat yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama mencapai 69,44 persen.

"Total target vaksinasi di Kabupaten Bekasi ditetapkan 2.417.794 jiwa, sedangkan yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 1.678.894 orang, atau 69,44 persen," ungkap Masrikoh saat dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Sementara itu, dosis kedua vaksin Covid-19 di Kabupaten Bekasi telah menyentuh sebanyak 996.801 jiwa, atau setara dengan 41,23 persen.

Sedangkan untuk vaksinasi remaja usia 12-17 tahun, dari total target sebanyak 296.174 jiwa, vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah mencapai 111.328 orang atau setara dengan 37,52 persen.

"Untuk dosis kedua vaksin remaja  baru mencapai 94.655 orang atau sebesar 31,9 persen," tuturnya.

Baca juga: Ariza Senang Tim Piala Thomas Bisa Memberikan Kado Terindah saat Peringatan Sumpah Pemuda

Diketahui bahwa kekebalan komunal sebesar 70 persen merupakan syarat utama agar status PPKM sebuah wilayah bisa turun menjadi level 2. Kabupaten Bekasi sendiri hingga kini masih menerapkan PPKM level 3. 

Guna mendongkrak target, Pemkab Bekasi menggencarkan kegiatan vaksinasi secara door-to-door maupun di praktik bidan mandiri dengan harapan agar masyarakat yang kesulitan menjangkau kegiatan vaksinasi di pagi hingga siang hari, bisa terlayani.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved