Breaking News:

Berita Nasional

Pemerintah Jelaskan Alasan Geser Libur Maulid jadi Rabu 20 Oktober, ASN Dilarang Cuti 18-22 Oktober

Muhadjir mengungkapkan, dari pengalaman- pengalaman sebelumnya, setiap terjadi libur panjang akan diikuti pergerakan orang dalam jumlah besar

Editor: Feryanto Hadi
Dok. BPMI Sekretariat Presiden
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan pertimbangan pemerintah menggeser hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Yakni, untuk menghindari masa libur panjang dan mencegah pergerakan massa yang besar.

Dia mengatakan, apabila hari libur tetap pada Selasa 19 Oktober 2021, maka ada celah 'hari kejepit' di Hari Senin.

"Sehingga, jika liburnya tetap di Hari Selasa, maka akan banyak orang yang memanfaatkan Hari Senin untuk izin tidak masuk," kata Muhadjir melalui keterangan tertulis, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Rencana Penamaan Jalan Ataturk Diprotes MUI dan PKS, Fadli Zon Usul Ganti dengan Muhammad al Fatih

Muhadjir mengungkapkan, dari pengalaman- pengalaman sebelumnya, setiap terjadi libur panjang akan diikuti pergerakan orang dalam jumlah besar, dari satu tempat ke tempat yang lain.

Hampir dipastikan hal tersebut akan diikuti dengan kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Dirinya mengakui saat ini kasus Covid-19 memang telah melandai.

Namun menurutnya, dengan kasus yang sudah turun ini akan membuat pemerintah lebih waspada dan lebih fokus untuk mencegah penambahan jumlah kasus-kasus baru.

"Kita tidak ingin main-main lagi, karena kita sudah pengalaman setiap kasus sudah turun kita membiarkan libur panjang tanpa adanya intervensi kebijakan."

"Itu akan diikuti dengan kenaikan kasus," ucap Muhadjir.

Baca juga: Ibas Ingatkan Jangan Jor-joran Bangun Infrastruktur Tanpa Ada Prioritas, Biar Utang Tak Makin Numpuk

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved