Breaking News:

Berita Jakarta

PDI Perjuangan Sindir Kinerja Anies dalam Tangani Banjir, Wagub DKI Pasang Badan

Ariza mengatakan Pemprov DKI Jakarta sangat terbuka mengenai semua program yang tercatat dalam RPJMD

Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (18/10/21). 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, program kerja Pemprov DKI Jakarta seperti penanganan banjir maupun pendidikan dan kesehatan terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) disusun bersama DPRD.

Hal itu diungkapkan Ariza sekaligus menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta Ronny Talapessy, yang mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani banjir.

"Ya, Pemprov DKI Jakarta itu kan dalam melaksanakan program apapun, tidak hanya banjir pendidikan kesehatan itu kan programnya kan, disusun bersama dengan DPRD dibuat dalam RPJMD didukung oleh Perda dan ketentuan lainnya," ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (18/10/21).

Baca juga: Diperiksa terkait Dugaan Tes CPNS Fiktif, Olivia Nathania Berharap Bisa Berdamai dengan Korban 

Orang nomor dua di Ibu Kota ini mengatakan Pemprov DKI Jakarta sangat terbuka mengenai semua program yang tercatat dalam RPJMD. 

Menurutnya, semua program itu dapat dilihat masyarakat langsung di Website Pemprov DKI Jakarta.

Kata Ariza, masyarakat tak hanya dapat melihat program tahun ini, melainkan program periode sebelumnya juga dapat diketahui. Bahkan beberapa anggaran dalam program dapat dicek langsung masyarakat.

Baca juga: Tawuran Remaja Kembali Terjadi di Lenteng Agung, Warga Duga Para Remaja Bukan dari Sekitar Lokasinya

Hujan Deras Guyur Ibu Kota, Gubernur Anies Pastikan Seluruh Jajaran Siaga Tanggap

"Kami ini Pemprov DKI Jakarta sangat transparan, terbuka silakan masyarakat bisa mengecek bertanya, berdiskusi, berdialog, dan kami sangat senang apabila ada rekomendasi masuk-masukan yang konstruktif terkait program penanganan pengendalian pencegahan banjir," ucapnya.

Oleh sebab itu, dirinya mengatakan bahwa masalah banjir tidak serta merta hanya dapat dikerjakan sendiri, semua itu dapat dikerjakan dengan bekerjasama masyarakat.

"Tentu kita harapkan itu datang dari masyarakat ya, karena kita ini kota kolaborasi, kita ingin bersinergi dengan semua pihak instansi dan masyarakat dan kita ingin berkolaborasi sebaik mungkin dengan semua kelompok ya," ujarnya.

Baca juga: Tawuran Remaja Kembali Terjadi di Lenteng Agung, Warga Duga Para Remaja Bukan dari Sekitar Lokasinya

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk kerja konkret menangani ancaman banjir di Ibu Kota saat musim hujan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudaayaan RI tersebut juga diimbau untuk berhenti berteori mengenai banjir.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Ronny Talapessy mengatakan, sedari dulu Anies suka berteori soal hujan, tapi solusinya cenderung tidak maksimal.

Baca juga: Viral Satpam BCA Jadi Bukti Pentingnya Pelayanan Publik, Gus Nadir: Gak Perlu Bayar Buzzer

Sumur resapan yang jadi teori dan program Anies juga sampai sekarang tidak berlanjut.

"Teori naturalisasi sungai mengikuti contoh yang ada di luar negeri sampai sekarang juga tidak ada" ujar Ronny berdasarkan keterangannya pada Senin (18/10/2021).

Ronny mengatakan, dalam apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan beberapa waktu lalu, Anies bilang titik-titik banjir di Jakarta akan sulit diprediksi karena efek perubahan iklim.(m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved