Breaking News:

edukasi kesehatan

Jangan Marah Dulu, bila Pasangan Mulai Ogah-ogahan Diajak Aktivitas Seksual, Cari Penyebabnya

Hubungan seksual yang sehat dan menggairahkan  melibatkan kesehatan fisik dan jiwa pasangan.

Medical News Today
Ilustrasi pria mengalami gangguan reproduksi yang mengganggu hubungan intim dengan pasangannya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Hubungan seksual yang sehat dan menggairahkan  melibatkan kesehatan fisik dan jiwa pasangan.

Salah satu ada gangguan, hubungan seksual itu tidak akan menimbulkan kenikmatan buat keduanya. Tandanya ada gangguan, bila salah satu pasangan mulai ogah-ogahan yang terus menerus untuk melakukan aktivitas seksual. 

Seorang pria mengeluh, istrinya  kenapa setiap kali diajak aktivitas seksual selalu ogah-ogahan, kurang semangat. Padahal ia merasa  istrinya sehat-sehat saja, tapi gairah istrinya semakin melandai.

Medical Sexologist dr. Binsar Martin Sinaga FIAS dalam talkshow edukasi seksual yang diselenggarakan Wartakotalive, dan Tribun Network dengan tema ‘Gangguan Kebugaran Tubuh dan Hilangnya  Gairah Lelaki’, pada kamis malam (14/10/2021) mengatakan, wanita yang mengalami gangguan gairah seksual merupakan kondisi umum. Hampir 80 persen wanita seiring usia akan mengalami penurunan gairah seksual.

Baca juga: Hati-hati Pria dengan Perut yang Buncit, Tanda Hormon Testosteron Turun. Gairah seks Ikut turun

Baca juga: Turunnya Hormon Testosteron Pada Pria Bikin Melorot Gairah Seks, tapi Ada Hal lain, Apa Saja?

“Dikatakan menurun itu lumrah tapi usia berapa? Kalau usia masih haid, usia produktif, masih mengalami sikllus haid ada faktor lain yang harus diperhatikan. Namun kalau sudah menopause, post menopause berarti penyebab penurunan kadar estrogen. Penanganan beda-beda, harus liat penyebabnya apa,” papar dr. Binsar.

Ia mengatakan, perlu konsultasi ke dokter bila gairah seksual pada wanita turun signifikan ketika masih berusia dibawah 50 tahun.

Selain usia, banyak faktor yang membuat wanita lebih rentan mengalami penurunan gairah seksual. Misalnya terlalu sibuk mengurus anak, dan rumah. Sehingga akhirnya fisik dan psikisnya tersedot oleh urusan tersebut. Apalagi ditambah wanita itu memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Melakukan komunikasi dengan pasangan harus dilakukan ketika pria merasa pasangannya dirasakan menurun gairah seksualnya.

Ketika wanita itu merasa sibuk mengurus anak dan rumah, bisa didelegasikan pada orang lain yang bisa dipercaya sehingga beban fisik dan psikis menjadi berkurang.

Ilustrasi pria gemuk ingin membentuk otot tubuh
Ilustrasi pria gemuk ingin membentuk otot tubuh (Muscle Evo)

Bila jalan itu sudah ditempuh dan gairah seksual masih menurun, ada baiknya segera konsultasikan ke dokter, untuk dicari permasalahannya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved