Breaking News:

Hujan Deras, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Sejauh ini, katanya banjir yang terjadi lebih diakibatkan intensitas hujan yang tinggi sejak pagi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kepala BPBD Kabupaten Bekasi saat meninjau lokasi dan memberikan bantuan kepada warga korban banjir di Cikarang, Minggu (7/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Hujan deras yang menguyur wilayah Kota Bekasi, Senin (18/10/2021) pagi hingga sore, mengakibatkan dua wilayah perumahan di dua kecamatan terendam banjir. Banjir terjadi karena curah hujan cukup tinggi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Enung Nurcholis mengatakan berdasarkan hasil pendataan oleh petugas di lapangan setidaknya ada dua Kecamatan yang terjadi banjir.

"Untuk sampai saat ini titik banjir terjadi di Kecamatan Rawalumbu dan Kecamatan Bekasi Timur. Yaitu Perumahan Narogong dan Perumahan Pondok Hijau Permai," kata Enung Nurcholis saat dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Sejauh ini, katanya banjir yang terjadi lebih diakibatkan intensitas hujan yang tinggi sejak pagi. Sehingga membuat dua perumahan tersebut terendam dengan ketinggian kurang lebih 50 centimeter. Sementara terkait kondisi kali Bong dan Kali Cakung masih dalam ketegori aman.

Meskipun hujan deras terjadi sejak pagi, Enung mengatakan belum ada laporan terkait adanya pohon tumbang. Sejauh ini laporan yang diterima oleh BPBD Kota Bekasi, hanya laporan genangan di sejumlah titik wilayah.

"Alhamdulillah pohon roboh, sampai saat ini tidak ada sama sekali. Yang laporan masuk, hanya genangan saja. Meskipun tadi hujan disertai angin kencang, tapi belum ada laporan masuk terkait pohon tumbang," ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga Perumahan Taman Narogong Indah, Agata (33) mengatakan banjir di wilayahnya terjadi sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi. Hujan deras yang menguyur membuat gerangan yang terjadi semakin tinggi.

"Pokoknya pagi itu lah. Jam 10 itu sudah naik tinggi. Makin ke sini makin tinggi," ujarnya.

Agata menyebut jika banjir yang terjadi di pemukimannya itu, akibat luapan aliran kali di Perumahan Taman Narogong Indah. Intensitas hujan yang tinggi dan naiknya debit air aliran kali, membuat aliran kali meluap. Ia mengaku jika, wilayahnya itu memang sudah langganan banjir. "Ini sudah langganan, setiap hujan pasti kaya begini dari luapan kali kayaknya," ucapnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved