Breaking News:

Tingkatkan Pencapaian Vaksinasi, Kelurahan Kampung Melayu Sasar Warga di Daerah Rawan Banjir

Sedangkan di RW 08, dari total targete 2.626 warga, tercatat ada 1.636 warga yang telah menerima vaksin. Sehingga menyisakan 990 warga.

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Material rumah panggung di Kebon Pala Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Lurah Kampung Melayu, Angga Harjuno Rakasiwi mengklaim dari total 25.276 warga yang menjadi sasaran layanan vaksinasi Covid-19, tercatat ada 18.569 warga yang telah menerima vaksin.

"Dengan demikian pencapaian vaksinasi di Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur sudah mencapai 73,56 persen. Menyisakan 6.707 orang belum divaksinasi," kata Angga, Minggu (17/10/2021).

Angga mengatakan saat ini Kelurahan Kampung Melayu masuk zona kuning atau berisiko rendah tertular Covid-19. "Kami akan kejar target hingga 80 persen supaya bisa masuk ke zona hijau," jelasnya.

Guna merealisasikan target tersebut, jajaran Kelurahan Kampung Melayu telah menyediakan titik-titik sentra vaksinasi di Puskesmas dan Posko RW. Selain itu, Angga akan mendirikan sentra vaksinasi di pemukiman rawan banjir.

Baca juga: Buka Sentra Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Rawan Banjir, Pemkot Jaktim Targetkan 1.500 Kuota

Ia berharap, cakupan vaksinasi bisa tersalurkan ke seluruh warga termasuk warga yang tinggal di pemukiman rawan banjir.

"Dengan adanya vaksinasi di RW rawan banjir, kita ingin meningkatkan pencapaian vaksinasi dengan sasaran meminimalisasi penularan Covid-19. Sehingga Kampung Melayu semoga bisa di zona hijau," pungkas Angga.

Angga menyebut, warga yang tinggal di lokasi rawan banjir yang telah mendapatkan vaksinasi di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur berada di RW 07 dan RW 08.

Sementara, warga lain yang bukan tinggal di daerah rawan banjir dan sudah mendapat layana vaksinasi berada di RW 02, RW 03, dan RW 06.

Khusus RW 07 yang menjadi titik lokasi rawan banjir, Angga mengatakan ada 4.693 warga yang menjadi sasaran vaksinasi. Dari jumlah itu yang sudah divaksinada 3.407 warga. "Jadi masih ada 1.286 warga yang belum divaksin" sambung Angga.

Baca juga: Antisipasi Musim Penghujan, DPRD Karawang Prioritaskan Daerah Rawan Banjir: Deteksi Ketinggian Air

Sedangkan di RW 08, dari total targete 2.626 warga, tercatat ada 1.636 warga yang telah menerima vaksin. Sehingga menyisakan 990 warga.

Menurut Angga, adanya layanan vaksinasi di permukiman rawan banjir diharap bisa meminimalisasi penularan Covid-19 terutama bagi warga yang kemungkinan akan mengungsi di posko banjir.

Hal ini dapat terjadi apabila air di Kali Ciliwung meluap dan menggenai pemukiman warga akibat curah hujan tinggi.

"Biasanya dari Kali Ciliwung kalau hujan lokal nggak menyebabkan banjir yang parah. Ketinggian banjir sekitar satu meteran itu yang parah," ujar Angga.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved