Breaking News:

Berita Nasional

Erick Thohir Diminta Ganti Direksi BUMN yang Tak Patuhi Nilai Pancasila dan AKHLAK

Erick Thohir Diminta Ganti Direksi BUMN yang Tak Patuhi Nilai Pancasila dan Akhlak. Berikut Alasannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Dok. Untar
Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir tengah memberikan paparan saat menjadi pembicara kunci pada International Conference on Entrepreneurship and Business Managament (ICEBM) yang ke-9, Kamis (19/11/2020). Konferensi internasional ini ini digelar secara daring. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir diminta mengganti para direksi dan komisaris badan usaha yang tidak bisa mematuhi nilai Pancasila dan AKHLAK dalam kepemimpinannya.

Adapun AKHLAK merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif yang diluncurkan Erick pada 2018 lalu.

Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila H. Arif Rahman mengatakan, nilai dasar AKHLAK itu telah diluncurkan Erick bersamaan dengan logo baru Kementerian BUMN.

Dia menilai, kinerja BUMN pada hakikatnya merupakan output dari nilai-nilai yang diamalkan dan dipahami oleh sumber daya manusia (SDM) masing-masing, terutama direksi BUMN sebagai pengurus.

Kata Arif, kalau hanya mengejar profesionalitas saja, siapapun mampu jadi direksi BUMN karena sudah ditunjang oleh SDM dan ekosistem yang memadai.

Justru yang dibutuhkan sekarang adalah personel yang memiliki AKHLAK Pancasila yang mampu memimpin BUMN untuk kepentingan bangsa dan negara.

Baca juga: Erick Thohir: Petani Ikut Program Makmur Dapat Pendampingan yang Berdampak Positif

“Pemimpin yang memiliki kesadaran kalau BUMN adalah aset bangsa yang harus dikelola dengan amanah dan kompetensi agar bisa bermanfaat untuk mewujudkan Keadilan Sosial,” ujar Arif berdasarkan keterangannya pada Minggu (17/10/2021). 

Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa dan negara telah menerima Pancasila sebagai ideologi, serta nilai dasar dalam berbangsa dan bernegara.

Baca juga: Tanggapan Mantan Aktivis 98 Soal Penolakan Gelar Doktor Honoris Causa Maruf Amin dan Erick Thohir

Dia melihat, Erick berusaha untuk menafsirkan nilai-nilai Pancasila ke dalam nilai perusahaan BUMN yang dinamakan AKHLAK.

Saat ini direksi BUMN dinilai masih gagap dalam menjalankan tranformasi nilai-nilai secara top down.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved