Breaking News:

Pemilu 2024

Pemilu 2024, Perludem: Anomali Tarik Ulur Jadwal Pemungutan Suara Melebar ke Spekulasi Tak Perlu

Titi Anggraini menyebut adanya tarik ulur penetapan jadwal pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai anomali karena tidak ada ketentuan pemilu yang berubah

Tangkapan layar
Anggota Dewan Perludem Titi Anggraini menyebut adanya tarik ulur penetapan jadwal pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai anomali karena tidak ada ketentuan pemilu yang berubah. Foto dok: Titi Anggraini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pro kontra terkait jadwal pemungutan suara pada Pemilihan Umum 2024 mendapat sorotan anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini.

Titi Anggraini menyebut adanya tarik ulur penetapan jadwal pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai anomali karena tidak ada ketentuan pemilu yang berubah.

Karenanya Titi Anggraini khawatir, tarik ulur penetapan jadwal Pemilu 2024 dapat menyebabkan kontroversi dan spekulasi yang tidak perlu.

“Dia melebar ke hal yang tidak perlu, antara lain misalnya dikait-kaitkan dengan kepastian penyelenggaraan pemilunya jadi atau tidak, lalu soal penundaan pemilu dan seterusnya,” terang Titi pada sesi diskusi virtual yang diikuti di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Tidak adanya perubahan pada Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu) seharusnya memberi kepastian pada penyelenggaraan pemilu 2024, termasuk terkait jadwal pemungutan suara, sebut Titi Anggaraini.

“Harapannya kita bisa mendapat kepastian jadwal pemungutan suara dan persiapan yang lebih matang, karena 2024 akan menjadi pemilu paling rumit, paling kompleks dalam sejarah elektoral di Indonesia,” terang Titi.

Baca juga: Pemilu 2024: Lampaui Gerindra dan Siap Gusur Golkar, Muhaimin Optimistis PKB Masuk Dua Besar

Baca juga: Pemilu 2024, Akademikus: Mahkamah Agung Harus Adakan Sidang Terbuka Uji AD/ART Partai Demokrat

Penyelenggara pemilu mengumumkan pemilihan presiden, pemilihan anggota legislatif, dan pemilihan kepala daerah akan berlangsung dalam periode satu tahun yang sama pada 2024.

Walaupun demikian, pemungutan suara masing-masing pemilihan akan berlangsung pada bulan yang berbeda.

Namun, penyelenggara pemilu, pemerintah dan DPR RI belum menyepakati jadwal pemungutan suara pemilihan umum pada 2024.

Terkait itu, Titi pun mempertanyakan pihak-pihak lain yang turut menetapkan jadwal pemilu 2024, sementara pada periode sebelumnya itu ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: Pemilu 2024, F-PKB Tepis Anggapan Ada Matahari Kembar Jika Pemungutan Suara 21 Februari

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved