Breaking News:

Berita Nasional

Hadirkan Smart Tourism Destination, Museum Diyakini Sandiaga Uno Mampu Bangkitkan Parekraf Nasional

Hadirkan Smart Tourism Destination, Museum Diharapkan Sandiaga Uno Mampu Bangkitkan Pariwisata Indonesia. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyempatkan diri singgah ke Masjid Rahmatullah yang berlokasi di Desa Lampuuk, Meunasah Lambaro, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh pada Minggu (2/5/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Peringatan Hari Museum Indonesia yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 2021 lalu diharapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Uno mampu menjadi momen bagi pengelola museum untuk beradaptasi, berinovasi dan berkolaborasi.

Lewat langkah tersebut, dirinya meyakini terwujud museum berkelas dunia yang mampu membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Optimisme itu disampaikan Sandiaga Uno dalam acara Museum Talk Series bertajuk 'Museum, Sumber Inspirasi dan Ekonomi Kreatif' yang digelar Museum Bank Indonesia dan Komunitas Jelajah secara virtual pada Sabtu (16/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Museum Bank Indonesia dan Komunitas Jelajah atas inisiasinya melaksanakan talk show dalam rangka memperingati Hari Museum Indonesia.

Sandiaga Uno menilai museum akan menjadi mitra terbaik untuk membangun pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Nilai utama pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan lingkungan itu berdasarkan pariwisata yang memiliki SDM terampil, kepuasan pengalaman, diversifikasi produk dan jasa serta adopsi teknologi," jelas Sandiaga Uno pada Sabtu (16/10/2021).

Baca juga: Terapkan 4 As, Sandiaga Uno Yakini Pengusaha Mampu Hadapi Badai & Ciptakan Peluang di Tengah Pandemi

Baca juga: Sejahterakan Petani, Sandiaga Uno Sertakan Beras Sehat Dalam Travel Pattern Borobudur-Liyangan

"Di masa pandemi covid-19 ini, salah satu hal yang paling kita rasakan adalah bagaimana pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak luar biasa. Oleh karena itu, covid-19 memaksa kita untuk berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi," jelasnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, aspek inovasi meliputi pengembangan produk wisata tematik.

Sedangkan aspek adaptasi merujuk penerapan protokol kesehatan dan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability (CHSE) di destinasi pariwisata sebagai suatu kenormalan baru.

Sementara, aspek kolaborasi dijelaskannya agar pelaku usaha pariwisata bisa menjadikan museum sebagai satu strategi untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dan komparatif dalam peningkatan pengalaman berwisata para wisatawan.

Baca juga: Serupa dengan Desa Sangeh di Bali, Sandiaga Uno: Desa Cikakak Miliki Potensi Wisata Berkelas Dunia

Baca juga: Tingkatkan Jaringan Internet, Sandiaga Uno Yakini Wisata Alam Pangandaran Makin Viral

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved