Breaking News:

Berita Jakarta

Peringatan Dini Antisipasi Banjir, Kelurahan Sunter Agung Siapkan Alat Pengukur Curah Hujan

Alat ini terbilang efektif setelah digunakan sejak beberapa tahun silam dimana mengukur curah hujan pada jam-jam tertentu s

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Alat pengukur hujan alias ombrometer di Kelurahan Sunter Agung untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK--Alat pengukur curah hujan alias ombrometer yang berada di Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dimaksimalkan agar bisa mengantisipasi banjir saat musim hujan. 

Lurah Sunter Agung Danang Wijanarka mengatakan ada dua ombremeter yang terpasang di kantor kelurahan sebagai peringatan dini untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.

"Kita punya alat curah hujan itu sudah sejak tahun yang lalu, hari ini kita tambah satu yang ini," kata Danang, Kamis (14/10/2021). 

Baca juga: Prihatin Rachel Vennya Kabur dari Karantika, Wagub Ariza: Harusnya Selebgram Bisa Kasih Contoh Baik

Ombrometer di Kantor Kelurahan Sunter Agung akan memantau curah hujan setiap harinya untuk dikumpulkan menjadi data. 

Nantinya data yang dikumpulkan di ombrometer akan dijadikan bahan evaluasi untuk melakukan antisipasi banjir saat musim hujan. 

"Jadi kita tahu persis apakah intensitas curah hujan itu akan naik atau turun," kata Danang.

Baca juga: BPJS Kesehatan Kenalkan Program Donasi Para Kader JKN Jakarta Barat

Danang menambahkan ketika ombrometer sudah menunjukan angka curah hujan tinggi, petugas PPSU serta instansi terkait lainnya akan langsung dikerahkan menuju titik-titik rawan genangan.

"Jadi kalau curah hujan tinggi, anak-anak PPSU siap-siap, lalu lingkar wilayah biasa pengerukan wilayah-wilayah yang terhambat," kata Danang. 

Menurut Danang, alat ini terbilang efektif setelah digunakan sejak beberapa tahun silam dimana mengukur curah hujan pada jam-jam tertentu setiap harinya.

Baca juga: Emosi saat Diadang Mahasiswa di Lombok, Risma Sempat Terlibat Debat Sengit: Saya Menteri!

"Misalnya dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore ada hujan, ini kan ada nanti airnya masuk ke tabung lalu dimasukan ke alat pengukur, dicek," ujarnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved