Breaking News:

Pemkot Jakpus Targetkan 30 Persen RW Lakukan Pemilahan Sampah

Hal itu dilakukan untuk menekan volume sampah yang dibuang ke Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Miftahul Munir
Pemilahan Sampah di RW Cempaka Putih Membantu Mengurangi Volume Sampah yang Dikirim ke Bantar Gebang 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Pusat menargetkan 30 persen RW di wilayahnya melakukan pemilahan sampah mandiri yang dapat di daur ulang, di tahun 2021 ini.

Hal itu dilakukan untuk menekan volume sampah yang dibuang ke Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Asekbang) Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting menjelaskan, di tujuh Kecamatan Jakarta Pusat ada sekira 300 RW yang disasar untuk dapat melakuan pemilahan sampah.

"Di Jakpus itu ada 8 kecamatan tapi yang sudah tertib warganya lakukan pemilahan sampah hanya di Cempaka Putih saja," katanya. 

Baca juga: Pilah Sampah Kurangi Pengiriman ke Bantar Gebang Hingga 22 Persen

Baca juga: Kurangi Volume Sampah, DLHK Kota Depok Terus Lakukan Sosialisasi Pentingnya Pemilahan Sampah

Menurutnya semua RW di Kecamatan Cempaka Putih sudah melakukan pemilahan sampah mandiri dan rutin.

Ia berharap, di tahun ini sebagian besar RW di Jakarta Pusat melakukan hal seperti Kecamatan Cempaka Putih. Minimal katanya 30 persen RW di Jakarta Pusat melakukan pemilahan sampah.

"Kalau warganya sudah mau milah sampah organik dan anorganik pasti jumlah sampah sampah akan berkurang," ujarnya.

Diharapkan katanya setelah adanya pemilaham sampah, maka sampah yang dikirim ke Bantar Gembang hanya residu saja.

Karena sampah yang dapat di daur ulang, memiliki nilai ekonomi yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat.

"Sedangkan sampah basah seperti sayur, buah-buahan atau sisa makanan bisa dijadikan pupuk," ucapnya.

Sebelumnya, warga RW 03, 01, dan 02, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat melakukan pemilahan sampah sebelum dibuang ke TPS Bantar Gebang.

Dengan adanya pemilahan sampah ini, maka jumlah sampah yang dikirim ke Bantar Gebang, Bekasi, bisa berkurang 22 persen.

Kepala Seksi Pengembang peran serta masyarakat bidang PSM Dinas LH DKI Jakarta, Susi Andriani menjelaskan, dengan pemilahan sampah maka pihaknya hanya mengirim sampah residu saja ke BantarGebang.

"Misalnya sampah botol aqua plastik di pisahkan dipisahkan karena masih dapat didaur ulang oleh masyarakat. Sampah yang tidak bisa didaur ulang yang kami kirim ke Bantar Gebang," ujar dia di RW 03.(m26)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved