Piala Thomas dan Uber

Langkah Tim Uber Indonesia Dihentikan Tim Thailand di Perempat Final Dengan Skor 2-3

Ester menyerah kalah dengan skor 23-25, 8-21 dalam laga yang berlangsung  selama 44 menit di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Jumat (15/10/2021) dinihari

Editor: Umar Widodo
Humas PBSI
Ester Nurumi Tri Wardoyo tunggal ketiga tim Piala Uber Indonesia gagal menyumbangkan poin kemenangan setelah kalah dari wakil Thailand Pithayaporn Chaiwan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim bulutangkis putri Indonesia tidak mampu merebut tiket ke semifinal perebutan Piala Uber 2020. Meski begitu, skuad Merah-Putih telah berjuang hebat dan layak mendapat ucapan terima kasih.

Kegagalan Ester Nurumi Tri Wardoyo mengatasi permainan Pithayaporn Chaiwan, membuat Indonesia kalah 2-3 dari Thailand.

Ester menyerah kalah dengan skor 23-25, 8-21 dalam laga yang berlangsung  selama 44 menit di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Jumat (15/10/2021) dini hari WIB.

Meskipun gagal, anggota tim Uber Indonesia yang tidak bertanding tetap memberikan dukungan kepada Ester.

Dari bangku penonton, Greysia Polii dkk., terus memberikan tambahan semangat. Mereka bertepuk tangan untuk perjuangan Ester.

"Tidak mengapa gagal kali ini. Terus semangat untuk tahun mendatang," kata Greysia, menyemangati kepada Ester dan juga junior-juniornya.

Ester sendiri menyebut lega karena tetap mendapat dukungan teman-temannya, walaupun dirinya kalah dan tidak mampu mengantarkan tim Uber Indonesia ke semifinal.

"Saya lega dan rasanya bisa lebih tenang karena dukungan teman-teman," ujarnya.

Karena kegagalan tersebut, Ester terus terang merasa kecewa karena tidak mampu menuntaskan tugas. Dia pun meminta maaf.

"Kecewa juga saya karena kalah dan tidak bisa menang di partai penentuan. Saya mohon maaf atas kekalahan saya," kata Ester setelah sampai di Hotel Scandic, Aarhus.

Menceritakan mengapa dirinya gagal, terutama saat memimpin perolehan angka di posisi setting pada gim pertama, Ester mengaku kurang tenang. Dia juga buru-buru untuk segera mengakhiri pertandingan.

"Karena buru-buru, saya jadi kurang tenang. Maunya ingin cepat-cepat mematikan permainan lawan. Akhirnya malah membuat kesalahan. Beberapa kali permainan neting saya tak sampai," sebut Ester.

Baca juga: Piala Uber 2020, Indonesia Diadang Perancis, Apriyani Minta Koleganya Tidak Lengah 

Baca juga: Rionny Mainaky Kabid Binpres PBSI Tanggapi Hasil Undian Piala Thomas & Uber 2020

Menurut pelatih tunggal putri Herli Djaenudin, kegagalan Ester di partai penentuan tidak lain karena faktor jam terbang.

Dengan pengalaman pertandingan internasional yang terbatas dan tampil di Piala Uber ini juga merupakan debut Ester, wajar kematangannya belum didapat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved