Breaking News:

DKI Gagal Juara Umum PON Papua, Legislator Desak Pemprov dan KONI Minta Maaf

Johny menyayangkan, kontingen DKI Jakarta hanya meraih juara kedua dalam ajang yang rutin digelar setiap empat tahun sekali ini.

warta kota/wahyu septiana
Ketua KONI DKI Djamhuron P Wibowo didesak mundur dari jabatannya oleh Legislator karena gagal bawa DKI Juara Umum PON Papua 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Legislator atau DPRD DKI mendesak Pemprov DKI Jakarta dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta agar meminta maaf kepada publik, karena kontingen DKI Jakarta gagal meraih juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021.

“Ketika target juara umum tidak tercapai, pengurus (KONI) dan Pemprov DKI harus menyampaikan pernyataan maafnya kepada warga Jakarta,” kata Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Johny Simanjuntak, Jumat (15/10/2021).

Johny menyayangkan, kontingen DKI Jakarta hanya meraih juara kedua dalam ajang yang rutin digelar setiap empat tahun sekali ini. Padahal anggaran yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta untuk PON XX Papua 2021 mencapai Rp 410 miliar.

“Anggaran untuk PON DKI itu Rp 410 miliar, lebih besar dibanding Jawa Barat yang hanya Rp 256 miliar. Tapi perolehan medali emas Jawa Barat justru lebih banyak dan jadi juara umum,” ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Baca juga: Djamhuron P Wibowo Ketum KONI DKI Jakarta Targetkan Raih Gelar Juara Umum

Baca juga: Sekretaris umum KONI DKI Jakarta, Jamron Minta Atlet PON DKI Jakarta Tetap latihan mandiri

Menurutnya, dengan segala kelebihan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran besar yang diberikan kepada KONI DKI, harusnya menjadikan Provinsi DKI Jakarta lebih unggul dan menjadi juara umum dibandingkan provinsi lainnya. Saat memberikan dana hibah itu kepada KONI, Komisi E sudah menaruh harapan besar agar kontingen Jakarta menjadi juara umum.

Dia menyebut, persetujuan itu tentunya tidak lepas dari janji pengurus KONI DKI Jakarta dengan mengantarkan kontingen asal Ibu Kota menjadi juara umum pada PON XX Papua 2021.

“Tentunya permintaan maaf yang harus dilakukan pengurus KONI ini juga supaya jangan terlalu gampang membuat janji kalau tidak dapat dipenuhi, karena uang Rp 410 miliar bukan uang dewan, melainkan uang warga Jakarta yang harus dipertanggung jawabkan,” imbuhnya.

Hal Senada diungkapkan Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria. Politikus Partai Gerindra ini menyarankan kepada pengurus KONI agar mundur dari jabatannya karena tidak mampu membawa kontingen DKI Jakarta menjadi juara umum.

Baca juga: Atlet DKI yang Berlaga di PON Papua, Dibayar Rp 750 Ribu Perhari Selama Dikarantina

Baca juga: Manajemen Hotel Grand Cempaka Bisnis Sediakan 200 Kamar untuk Karantina Atlet DKI dari PON XX Papua

“Sebagai tanggung jawab moral kepada warga Jakarta, kalau mereka gagal meraih juara umum sebaiknya mereka mundur dari jabatan mereka,” ujar Iman.

Menurutnya, Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo pernah berjanji kepada Komisi E bakal mundur dari kepengurusan bila gagal mendapatkan juara umum.

“Dihadapan kami (Komisi E), Ketum KONI DKI berjanji akan langsung mengundurkan diri apabila DKI tidak  juara umum, dan kami minta janji itu harus dilaksanakan,” katanya.

Baca juga: Atlet Latihan Mandiri di Tengah PPKM Darurat, KONI DKI Minta Semua Tetap Semangat Jaga Performa

Berdasarkan situs dari https://games.ponxx2021papua.com pada Jumat (15/10/2021) pukul 19.01 WIB, total medali yang diperoleh Provinsi Jawa Barat mencapai 353 medali. Rinciannya, 133 medali emas, 105 medali perak dan 115 medali perunggu.

Kemudian DKI Jakarta mendapat 301 medali, dengan rincian 111 medali emas, 91 medali perak dan 99 medali perunggu. Selanjutnya, Provinsi Jawa Timur mendapat 287 medali, dengan rincian 110 medali emas, 89 medali perak dan 88 medali perunggu. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved