Breaking News:

Info BPJS Kesehatan

Tidak Khawatirkan Biaya Pengobatan, Dina dan Keluarga Bersyukur Adanya Program JKN-KIS

Di tengah kebutuhan ekonomi yang semakin tinggi, Program JKN-KIS hadir melayani dalam bidang jaminan kesehatan.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. BPJS Kesehatan
Dina Nurhaliza bersyukur ia dan keluarga diberi kemudahan dengan terdaftarnya sebagai peserta aktif Program JKN-KIS. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG — Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi angin segar bagi masyarakat.

Di tengah kebutuhan ekonomi yang semakin tinggi, Program JKN-KIS hadir melayani dalam bidang jaminan kesehatan.

BPJS Kesehatan ditunjuk langsung pemerintah untuk menjalankan program tersebut. Selama 6 (enam) tahun hadir di tengah masyarakat sudah banyak yang merasakan manfaat Program JKN-KIS dari berbagai lapisan di masyarakat.

Dengan adanya dukungan dari berbagai sektor, BPJS Kesehatan terus menghadirkan beberapa inovasi dan solusi hingga melakukan peningkatan pelayanan bagi masyarakat yang ingin mengakses layanan kesehatan yang jangkauan seluruh penduduk Indonesia dan pelayanan berkualitas tanpa diskriminasi.

Pengalaman positif dirasakan Dina Nurhaliza (16) saat memanfaatkan Program JKN-KIS, baik itu faskes tingkat pertama ataupun rumah sakit.

Saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong baru-baru ini, ia menceritakan bersyukurnya ia dan keluarga diberi kemudahan dengan terdaftarnya sebagai peserta aktif Program JKN-KIS.

“Semua anggota keluarga memanfaatkan Program JKN-KIS dari mulai lahiran kedua adik saya di Rumah Sakit FMC Bogor. Adik pertama saya cukup sering dapat pengobatan di rumah sakit. Adik saya pernah rawat inap menggunakan kartu KIS karena keluhan muntaber, infeksi saluran kemih dan Tifus,” ujar Dina.

Bukan hanya sang adik, Dina juga pernah memanfaatkan kartu kepesertaannya itu untuk mengobati penyakit yang terdapat pada paru-parunya. Kala itu, ia sering mengalami batuk dan sesak nafas.

Setelah melalui pemeriksaan oleh dokter, ternyata ia didagnosa mengidap penyakit flek paru-paru yang mengharuskan dirinya berobat secara rutin di Rumah Sakit FMC Bogor.

"Sedangkan saya sendiri di tahun 2017 ada keluhan batuk dan sesak nafas, setelah dicek dokter ternyata ada flek di paru-paru, setiap bulan saya dijadwalkan untuk kontrol dan mengharuskan konsumsi obat setiap hari. Alhamdulillah, semua pelayanan kesehatan yg saya dan keluarga saya dapatkan dijamin oleh Program JKN-KIS," tambah Dina.

Dina merasa bersyukur karena dengan adanya program ini pengobatan yang ia dan keluarganya terima tidak mengeluarkan biaya pribadi.

Selain itu, dari segi pelayanannya ia tidak merasa dipersulit ataupun dibedakan dengan pasien lain. Ia pun mengungkapkan jika pengobatannya kala itu ditanggung pribadi pasti akan kesulitan secara finansial karena perkiraan biaya yang tidak sedikit.

Dina dan keluarganya hanya salah satu contoh dari banyaknya masyarakat Indonesia yang sudah merasakan manfaat dan bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS.

“Pasti banyak masyarakat yang besyukur dengan adanya Program JKN-KIS ini karena berobat jadi tidak perlu memikirkan biaya yang timbul, cukup rutin membayar iuran setiap bulan sudah bisa menolong orang lain yang membutuhkan juga. Saya berharap program ini terus berlangsung, terus meningkatkan kualitas pelayanan, dan lebih banyak lagi yang tertolong dengan program ini seperti saya dan keluarga,” Tutup Dina.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved