Breaking News:

Berita Depok

Optimalkan Fungsi Konsultasi, Inspektorat Daerah Kota Depok Luncurkan Aplikasi Pengaduan

Optimalkan Fungsi Konsultasi, Inspektorat Daerah Kota Depok Luncurkan Aplikasi Pengaduan . Berikut Selengkapnya

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kepala Irda Kota Depok, Firmanuddin 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Inspektorat Daerah (Irda) Kota Depok berencana membuat aplikasi pengaduan atau aplikasi khusus konsultasi.

Pembuatan aplikasi ini guna mengefektifkan peran konsultasi bagi setiap Perangkat Daerah.

Kepala Irda Kota Depok Firmanuddin mengatakan, jika selama ini pengaduan dari Perangkat Daerah disampaikan melalui surat atau datang langsung, maka nantinya setiap pertanyaan atau konsultasi cukup dikirim lewat aplikasi.

Dengan begitu, pengaduan menjadi semakin mudah dan dapat dilakukan kapan saja.

"Konsultasi ini harus kita bangun sedemikian rupa agar peran ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh perangkat daerah anytime anywhere," ujar Firman pada Kamis (14/10/2021).

Menurut Firman, nantinya dengan aplikasi tersebut, para perangkat daerah bisa mengajukan sejumlah pertanyaan yang nantinya pertanyaan akan dijawab oleh aplikasi tersebut.

Baca juga: Tak Hanya Kartu Keluarga, Pasangan Nikah Siri di Kota Depok Juga Bisa Buat Akta Kelahiran Anak

Baca juga: Pasangan Nikah Siri Bisa Buat Akta Kelahiran Anak, Kadisdukcapil Kota Depok: Itu Hak Sipil

"Pertanyaan yang masuk ke aplikasi by machine akan dijawab. Nanti kita ada data warehouse pertanyaan-pertanyaan yang akan ngelink dengan jawaban-jawaban yang kita ambil dari kementerian-kementerian teknis," ucapnya.

Firman menambahkan, jika ada pertanyaan yang sifatnya memerlukan jawaban yang ditelaah terlebih dahulu, atau terkait pertanyaan yang jawabannya tidak ada di database.

Maka lanjutnya, secara otomatis aplikasi tersebut akan mengirimkan pertanyaan tersebut ke para pengampu.

"Jadi nanti akan saya tugaskan beberapa orang misalnya terkait pengadaan barang dan jasa, lalu ada beberapa orang yang saya berikan surat tugas untuk menjawab pertanyaan dari aplikasi tersebut terkait manajemen resiko, semacam itulah nantinya," jelas Firman.

Firman menyebutkan, saat ini aplikasi tersebut masih dalam tahap pembangunan (under construction) dengan kita dibantu oleh Diskominfo.

"Mudah-mudahan tahun ini launching. Secara overall sudah mendekati, sekitar 60 persen persiapannya, Insya Allah tahun ini selesai," sebutnya. (dip)

Sumber: Tribun depok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved