Breaking News:

Berita Bekasi

Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi Lakukan Cara Ini Antisipasi Lonjakan Pemohon Pembuatan Paspor Umrah

Ketika sebelum pandemi, permohonan paspor umrah menurut Deni cenderung normal tidak ada kenaikan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TNI AD
ILUSTRASI IBADAH UMRAH -- Imigrasi Kelas II Bekasi tengah mempersiapkan antisipasi lonjakan permohonan paspor umrah menyusul Pemerintah yang telah memberikan lampu hijau kepada jamaah untuk dapat menunaikan ibadah umrah. (FOTO ILUSTRASI) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Imigrasi Kelas II Bekasi tengah mempersiapkan antisipasi lonjakan permohonan paspor umrah menyusul Pemerintah yang telah memberikan lampu hijau kepada jamaah untuk dapat menunaikan ibadah umrah.

Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Kelas II Bekasi, Denis menyampaikan jika Imigrasi akan meningkatkan pelayanan terkait nantinya masyarakat yang akan mengajukan permohonan paspor umrah.

Apalagi beberapa tahun ini pelaksanaan umrah ditutup, sehingga khawatir ketika dibuka nanti, banyak masyarakat yang ingin melakukan pengajuan paspor umrah sebagai syarat perjalanan.

"Tentunya terkait persiapan itu adalah pegawai. Nanti kita tingkatkan lagi dari saat ini 25 persen menjadi 50 persen. Ini sebagai antisipasi adanya pemohon yang membludak," kata Denis, Rabu (13/10/2021).

Antisipasi Lonjakan Permintaan Pembuatan Paspor Umrah, Ini yang Dilakukan Imigrasi Kelas II Bekasi

Gandeng Pihak Kantor Imigrasi, Sekber INI Karawang Hadirkan Layanan Easy Pasport di Ruko Resinda

Denis meminta kepada pemohon paspor umrah untuk dapat melengkapi persyaratan-persyaratan yang ada.

Seperti kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), akta lahir, jika tidak memiliki akta lahir bisa menggunakan ijazah.

"Syarat tambahan untuk umrah itu juga harus melampirkan surat rekomendasi dari Kementerian Agama, dan surat pengantar terkait perjalanan umrah tersebut dari Kementerian Agama," katanya.

Ketika sebelum pandemi, permohonan paspor umrah menurut Deni cenderung normal tidak ada kenaikan.

Namun karena pandemi Covid-19 terjadi di seluruh dunia, ada pengetatan perjalanan umrah termasuk beberapa negara tidak mendapat izin untuk memberangkatkan jamaah.

Oleh karena itu, dengan kondisi Covid-19 di Indonesia yang sudah membaik, Pemerintah Arab Saudi memberikan  izin ke Pemerintah Indonesia untuk dapat memberangkatkan jamaah umrah.

Sehingga hal inilah yang di antisipasi adanya lonjakan permohonan paspor umrah.

"Kalo saat normal tidak ada kenaikan kalo untuk pembuatan paspor umrah ini. Karena ini sempat stop kan dua tahun, jadi kemungkinan akan terjadi lonjakan, sehingga kita antisipasi dengan penambahan pegawai," ujarnya.

Denis mengaku Imigrasi Kelas II Bekasi juga memberikan layanan kemudahan untuk pembuatan paspor yang juga dapat digunakan dalam pembuatan paspor umrah, salah satunya yaitu dengan layanan paspor easy minimal 20 pemohon.

"Jadi nanti kita akan datang ke rumah. Atau ke kantor misalnya. Teknisnya bisa daftar melalui website kami. Nanti di situ ada aplikasi pendaftaran dan pelaporan masyarakat," ucapnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved