Breaking News:

Hunian Khusus Disabilitas di Kampung Susun Akuarium Daun Pintunya Lebih Lebar

Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi salah satu hunian vertikal di DKI Jakarta yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
BERAKTIVITAS -- Aktivitas warga penghuni Kampung Susun Akuarium, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Warga bersyukur bisa tinggal di kampung susun, setelah sebelumnya tinggal di shelter sementara. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi salah satu hunian vertikal di DKI Jakarta yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Di sana, ada satu unit hunian khusus bagi penyandang disabilitas yang sengaja dibangun di lantai 1 Blok D.

Unit tersebut ditempati penyandang disabilitas, Suheratang (70) yang tinggal bersama dengan anak laki-lakinya.

Jika diperhatikan dengan seksama, unit hunian disabilitas di Kampung Susun Akuarium itu terlihat berbeda dari unit pada umumnya.

Pintu masuk unit tersebut dibuat lebih lebar dari biasanya. Hal itu agar kursi roda yang digunakan dapat masuk unit hunian tanpa terkendala.

Kamar mandi yang berada di dalamnya juga lebih besar daripada biasanya. Selain itu juga dilengkapi pegangan di samping kloset duduk untuk memudahkan penyandang disabilitas.

Ketua RT 12 RW 04 Penjaringan, Topas Juanda, mengatakan bahwa pihaknya memang memperhatikan kebutuhan penghuni, khususnya penyandang disabilitas agar mendapat fasilitas yang layak.

"Khusus disabilitas daun pintunya lebih besar. Memang dari awal desain, kita minta untuk unit tersebut unit disabilitas," ucap Topas, Selasa (12/10).

"Jadi bagaimana unit untuk penghuni disabilitas bisa merasakan juga unit-unit seperti umumnya," sambungnya.

Topas menceritakan unit disabilitas itu ditempati Suheratang bersama ketiga anak laki-lakinya. Hanya saja dua dari ketiga anak itu sedang berlayar, sehingga sementara tinggal berdua. 

"Dia sejak dulu ikut di shelter, ikut berjuang, makanya ada di sini," ungkap Topas.

Seorang warga, Sulastri (55), mengatakan bahwa dirinya selama ini tinggal di shelter yang disediakan bagi warga, sebelum akhirnya pindah ke Kampung Susun Akuarium, satu bulan silam.

"Ya udah sebulan lah kurang lebih (tinggal di Kampung Susun Akuarium)," katanya di lokasi, Senin (11/10).

Warga yang menempati unit di lantai 2 Blok B itu mengaku lebih nyaman tinggal di Kampung Susun Akuarium. Pasalnya ia mendapatkan hunian yang lebih layak ketimbang di shelter.

"Enak, nyaman, bagi kesehatan juga, Alhamdulillah selama di sini. Kan saya punya gula, udah ke paru-paru," tutur Sulastri.  (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved