Breaking News:

Media Sosial

Facebook Siap Hapus Konten Pelecehan Seksual Terhadap Selebritas, Jurnalis hingga Politisi

Facebook akan menghapus profil, halaman, grup, atau acara apapun yang dibuat untuk menjadikan figur publik sebagai objek seksual.

Istimewa
Facebook mengumumkan, mereka akan mulai menghapus konten yang mengarah pada pelecehan seksual terhadap figur publik, Kamis (14/10/2021). Ilustrasi Facebook. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Perkembangan media digital yang begitu masif dan cepat, menuntut respon yang cepat dan tepat pula dari perusahaan platform digital berskala global seperti Facebook.

Sebelumnya, serangkaian laporan Wall Street Journal mengungkapkan, eksekutif Facebook menyadari platform mereka menimbulkan bahaya bagi pengguna terutama remaja.

Terkait laporan itu, Facebook mengumumkan bahwa mereka akan mulai menghapus konten yang mengarah pada pelecehan seksual terhadap figur publik, dikutip dari The Verge pada Kamis (14/10/2021).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembaruan kebijakan terkait intimidasi dan pelecehan.

Perubahan kebijakan tersebut termasuk serangan pelecehan yang terkoordinasi terhadap pengguna.

Sebagai bagian dari pembaruan kebijakan itu, Facebook akan menghapus profil, halaman, grup, atau acara apapun yang dibuat untuk menjadikan figur publik termasuk selebritas, jurnalis, politisi, dan pembuat konten sebagai objek seksual.

Baca juga: Kumpulan Link Twibbon Ucapan HUT RI ke-76 Cocok Dibagikan Lewat Instagram, Facebook, WhatsApp

Baca juga: LOUD dari Brasil Sukses Menggaet Facebook Jadi Mitra, Mempermudah Monetisasi Content

Kebijakan tersebut juga melarang gambar atau foto yang diedit menjadi bernuansa seksual yang merendahkan para figur publik, kata kepala keamanan global Facebook Antigone Davis.

Selain itu, Facebook juga akan menghapus komentar yang menjurus ke arah seksual dan serangan yang dilakukan berulang kali untuk melecehkan seseorang secara seksual.

Kebijakan tersebut berlaku setelah mantan karyawan Facebook, Frances Haugen, bersaksi di depan Kongres pekan lalu.

Baca juga: Facebook Sediakan Dana Hingga Rp 14,5 Triliun bagi Content Creator agar Tak Hijrah ke TikTok

Sidang pada Selasa (12/10/2021) waktu setempat berfokus pada serangkaian laporan Wall Street Journal yang mengungkapkan bahwa eksekutif Facebook menyadari platform mereka menimbulkan bahaya bagi pengguna terutama remaja.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved