Breaking News:

Diperiksa 9 Jam, Anak Nia Daniaty Depresi

Diperiksa polisi selama sembilan jam, pada panggilan pertama, Senin (11/10/2021) lalu, membuat anak Nia Daniaty, Olivia Nathania depresi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Kuasa hukum Olivia Nathania, Susanti Agustina 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Diperiksa polisi selama sembilan jam, pada panggilan pertama, Senin (11/10/2021) lalu, membuat anak Nia Daniaty, Olivia Nathania depresi.

Hal itulah yang membuatnya tak bisa datang untuk diperiksa pada panggilan kedua Kamis (14/10/2021) hari ini.

Kuasa hukum Olivia, Yusuf Titaley mengatakan depresi karena diperiksa selama 9 jam itulah yang membuat Olivia meminta penjadwalan ulang. Ia stres usai diperiksa di panggilan pertama pada Senin, (11/10/2021).

"Bisa juga (stres) kemarin, karena pemeriksaan itu yang sembilan jam," ujarnya saat dihubungi Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Sakit, Anak Nia Daniaty Minta Diperiksa Polisi Senin Pekan Depan

Baca juga: Setelah Periksa Anak Nia Daniaty, Polisi Langsung Gelar Perkara Kasus Penipuan CPNS

Yusuf mengatakan, kliennya drop dan depresi. Olivia tidak siap untuk ditanya-tanya lagi soal dugaan penipuan CPNS.

Maka dari itu, pada hari ini Yusuf hanya menyerahkan surat pemberitahuan berhalangan hadir mewakili kliennya. Ia telah menyerahkan surat itu ke penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

"Klien kami tidak bisa hadir dikarenakan kondisi fisiknya yang sangat menurun, drop. Jadi diundur sampai nanti hari Senin tanggal 18 Oktober 2021," ujar Yusuf.

Sebelumnya Olivia Nathania memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Anak Nia Daniaty Bawa Sejumlah Bukti Transfer, Siap Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Modus Tes CPNS

Anak Nia Daniaty itu mengaku siap menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat masuk CPNS. 

Saat itu Olivia Nathania datang bersama Rafly Noviyanto Tilaar, suaminya.

Pemeriksaan Olivia Nathania dan Rafly Noviyanto Tilaar dilakukan terpisah.

Susanti Agustina, pengacara Olivia Nathania, mengatakan, kliennya membawa sejumlah bukti saat menjalani pemeriksaan.

Bukti yang dibawa anak Nia Daniaty itu diantaranya print out transfer uang.

"Kami bawa bukti-bukti transfer yang dikirim ke Ibu Agustin. Bu Agustin bukan korban, tapi sama-sama merekrut (calon PNS)," kata Susanti Agustin.

Putri Nia Daniaty dan Mohamed Hisham itu belum bersedia mengomentari kasusnya. (Des)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved