Breaking News:

Beri Pendampingan Investor di Ibu Kota, Dinas PMPTSP DKI Jakarta Bentuk Unit Pengelola JIC

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI Jakarta berupaya menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Ibu Kota.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
istimewa
Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Dinas PMPTSP DKI Jakarta Benni Aguscandra menilai tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk menangkap peluang investasi.

Terlebih pergerakan penanaman modal asing (PMA) di Jakarta menunjukan tren positif. Sebagaimana data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, pada Triwulan II tahun 2021 DKI Jakarta memperoleh sebesar USD 0,96 miliar atau setara Rp 14,1 triliun dari realisasi PMA.

“Setelah sempat terpukul karena pandemi Covid-19, kini ekonomi Jakarta berangsur pulih,” ujar Benni berdasarkan keterangannya pada Kamis (14/10). Menurutnya, hal ini menjadi momen yang tepat untuk menangkap peluang investasi.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI Jakarta berupaya menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Ibu Kota.

Caranya dengan membentuk Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (JIC) yang akan memberikan asistensi atau pendampingan kepada investor dalam kegiatan investasi di Jakarta.

Dinas PMPTSP DKI Jakarta senantiasa melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan realisasi investasi di Jakarta yang pada akhirnya akan berdampak pada perluasan lapangan kerja, peningkatan ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar Asia.

Dalam keterangannya, Benni juga mengapresasi webinar dengan para investor asal Singapura berjudul ‘Insight into Investment Opportunities in Jakarta Province’ pada Rabu (13/10/2021). Webinar itu juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Webinar ini sebagai sarana untuk mempertemukan para pengembang dan para calon investor. Diharapkan dapat membuka jalur komunikasi yang lebih luas untuk menjajaki peluang investasi,” katanya.

“Kehadiran Unit Pengelola JIC dapat menjadi rekan para investor dalam mencari informasi terlengkap seputar proyek- proyek unggulan, nilai investasi, sampai dengan melakukan asistensi/ pendampingan pengurusan perizinan dan nonperizinan,” lanjutnya.

Sementara itu Duta Besar untuk Singapura Suryo Pratomo mengatakan, saat ini pemerintah telah banyak melakukan perubahan regulasi dan membuat kebijakan yang pro investasi.

Hal ini dilakukan dalam rangka memfasilitasi investor ke Indonesia, sehingga akan menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia.

“Kami mengajak para pengusaha atau investor Singapura untuk berinvestasi di Jakarta. Saat ini berinvestasi atau mendirikan usaha di Jakarta bahkan di Indonesia sudah jauh lebih mudah,” imbuhnya.

Menurut dia, untuk mendatangkan investasi tidak cukup hanya dengan menampilkan potensi dan kekayaan sumber daya alam.

Namun dengan stabilitas politik dan kondisi ekonomi yang baik, maka Indonesia dapat menjadi primadona tujuan investasi.

“Kami berharap hubungan kerjasama yang baik antara Indonesia dan Singapura dapat terus terjalin dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved