Breaking News:

Virus Corona

Waspada Ancaman Pandemi Gelombang Ketiga, IDI Bekasi Ingatkan Soal Prokes dan Pasokan Tabung Oksigen

"Saya juga tidak berkompeten menjawab terkait kesiapan, karena itu ada lidik di Dinas Kesehatan maupun faskes rumah sakit," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
ILUSTRASI TABUNG OKSIGEN --- Ketua IDI Kota Bekasi, Ellya Niken Prastiwi juga menyoroti mengenai ketersediaan tabung oksigen, meskipun diakui saat terjadi gelombang ke II, Kota Bekasi bisa mengantisipasi hal tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Masyarakat Kota Bekasi diminta untuk tetap waspada menyusul ancaman pandemi gelombang ketiga.

Imbauan itu disampaikan pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bekasi.

Untuk itu IDI Kota Bekasi meminta masyarakat Kota Bekasi untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan.

Selain itu, menyusul ancaman gelombang tiga, Ketua IDI Kota Bekasi, Ellya Niken Prastiwi juga menyoroti mengenai ketersediaan tabung oksigen, meskipun diakui saat terjadi gelombang ke II, Kota Bekasi bisa mengantisipasi hal tersebut.

"Untuk tabung oksigen, pengalaman dari gelombang II. Alhamdulillah seluruh teman teman yang praktek di faskes itu tidak ada keluhan," kata Ellya Niken, Selasa (12/10/2021).

Polri Salurkan Tabung Oksigen Sumbangan dari SKK Migas dan Kadin Indonesia saat Pandemi Mereda

Waspada Pandemi Covid-19 Gelombang Ketiga, Kemenkes: Jangan Euforia, Tetap Waspada

Terkait persiapan yang akan dilakukan jika terjadi kelangkaan tabung oksigen ketika gelombang ke III, Niken sapaan akrab Ellya Niken, dirinya mengaku belum bisa menjabarkan sebab, wawenang ada di Dinas Kesehatan.

"Saya juga tidak berkompeten menjawab terkait kesiapan, karena itu ada lidik di Dinas Kesehatan maupun faskes rumah sakit," katanya.

Namun, jika apa yang telah dilakukan pada gelombang ke II beberapa waktu lalu, dimana Wali Kota Bekasi yang menjadi satgas Covid-19 secara langsung memanggil perusahaan tabung oksigen untuk bisa bekerjasama mengantisipasi adanya kelangkaan akibat permintaan yang melonjak.

"Pak Wali memanggil langsung semua rekanan gas baik itu yang beroperasi di bekasi maupun sekitarnya untuk MoU dengan seluruh rumah sakit. Saya rasa itu antisipasi yang dilakukan agar gelombang kedua II jadi strategi antisipasi gelombang III," katanya.

Selain itu, mengingat gelombang ke II, bed occupancy rate (BOR) mengalami kenaikan tak hanya di Kota Bekasi namun juga terjadi secara nasional termasuk rumah sakit rujukan Covid-19 Pemerintah.

BACA BERITA SELENGKAPNYA :

Antisipasi Gelombang III Covid-19, IDI Kota Bekasi Soroti Ketersediaan Tabung Oksigen , 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved