Breaking News:

Viral Media Sosial

Viral Kasus Pembakaran Lahan, Forum LSM & Yayasan HAKA Desak MA Ambil Alih Eksekusi PT Kallista Alam

Viral Petisi Soal Kasus Pembakaran Lahan, Forum LSM dan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh Desak MA Ambil Alih Eksekusi PT Kallista Alam

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Viral Kasus Pembakaran Lahan, Forum LSM & Yayasan HAKA Desak MA Ambil Alih Eksekusi PT Kallista Alam
Antaranews.com
Forum LSM Aceh dan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA) mendesak Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil alih eksekusi terhadap perusahaan kelapa sawit PT Kallista Alam terkait kasus pembakaran lahan.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Petisi terkait kasus pembakaran hutan yang terjadi di Aceh viral di media sosial.

Dalam petisi tersebut, Forum LSM Aceh dan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA) mendesak Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil alih eksekusi terhadap perusahaan kelapa sawit PT Kallista Alam terkait kasus pembakaran lahan.

"Kita sudah menyampaikan petisi melalui laman change.org, menuntut agar eksekusi terhadap perusahaan kelapa sawit PT Kallista Alam segera diambil alih oleh Mahkamah Agung," kata Sekjen Forum LSM Aceh Sudirman Hasan dikutip dari Antaranews.com pada Selasa (12/10).

Sudirman mengatakan, petisi tersebut disampaikan karena Pengadilan Negeri Suka Makmue Kabupaten Nagan Raya selaku lembaga yang berwenang menangani eksekusi itu, namun terkesan lamban dalam menjalankan kewenangannya.

Sudirman menyampaikan, sebenarnya saat ini sudah tidak ada persoalan hukum apapun yang dapat menghalangi eksekusi tersebut, dan seharusnya bisa dilakukan sejak empat tahun lalu.

"Eksekusi selalu tertunda sebab PN Suka Makmue ragu menjalankannya. Padahal Ketua PN Suka Makmue sudah mengambil sumpah tim penilai aset (appraisal) yang bertugas menghitung nilai aset perusahaan yang akan dieksekusi," ujarnya.

Baca juga: Polisi Menemukan Senjata Api di Rumah Petani yang Sudah Membobol Rekening 14 Nasabah Bank BTPN

Baca juga: Menyongsong Indonesia Emas 2045, Mantan DJP Hadi Poernomo Sebut Sektor Pajak Masih Perlu Terobosan

Karena sikap PN Suka Makmue tersebut, Forum LSM Aceh dan Yayasan HAKA menggagas petisi yang menuntut agar MA mengambil alih kewenangan eksekusi itu.

"Pengambilalihan itu juga sah menurut hukum," kata Sudirman.

Sudirman menyampaikan, kasus ini bermula dari pembakaran oleh perusahaan sawit di atas lahan sekitar 1.000 hektare di area lahan gambut Rawa Tripa, Kabupaten Nagan Raya pada periode 2009-2012.

"Padahal area itu merupakan kawasan hutan lindung yang seharusnya dijaga dan dilestarikan. Namun, perusahaan membakar lahan itu karena ingin menjadikannya sebagai area perkebunan kelapa sawit," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved