Breaking News:

Pemilu 2024

Pemilu 2024, Kemendagri: Dibutuhkan, Penyelenggara Pemilu yang Juga Mampu Tangani Covid-19

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar menyebutkan, Pemilu 2024 membutuhkan anggota KPU dan Bawaslu yang juga mampu menangani Covid.

Istimewa
Pemilu 2024 membutuhkan anggota KPU dan Bawaslu yang juga mampu menangani Covid-19. Foto ilustrasi: Kotak suara untuk didistribusikan ke TPS-TPS. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Semua tentu berhadap, pandemi Covid-19 segera berakhir, agar pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Karenanya, dengan waktu yang tersisa, yaitu sekitar dua setengah tahun lagi, kiranya kasus Covid-19 benar-benar sudah dapat dikendalikan, dan seluruh bangsa Indonesia dapat merasakan pesta demokrasi tanpa adanya kekhawatiran dan kecemasan terhadap penularan dan penyebaran Covid-19.

Hanya saja, demi mengantisipasi segala kemungkinan yang tidak diinginkan, perlu kiranya menyiapkan skema penanganan kasus Covid-19 sejak dini, sehingga ketika kelak dihadapkan pada situasi yang tidak kita harapkan bersama, tidak kalang kabut.

Atas dasar itulah Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar menyebutkan, Pemilu 2024 membutuhkan anggota KPU dan Bawaslu yang juga mampu menangani Covid-19.

"Calon anggota KPU Bawaslu bukan hanya memahami soal teknis kepemiluan tapi juga yang mampu mengubah proses tahapan dan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 menjadi sarana instrumen untuk juga menangani Covid-19 dan menangani dampak dampaknya," kata dia dalam diskusi di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Bahtiar mengatakan, pemerintah dan DPR pada penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2020 telah luar biasa mendorong agar pesta demokrasi daerah itu bisa berjalan dengan lancar dan aman di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Pemilu 2024, PKP Usulkan Rembuk Nasional Terkait Jadwal Pemungutan Suara

Baca juga: Pemilu 2024, F-PKB Tepis Anggapan Ada Matahari Kembar Jika Pemungutan Suara 21 Februari

"Ke depan kita tentu membutuhkan penyelenggara yang kompatibel dengan kondisi negara dan masyarakat, hari ini adalah keselamatan warga negara dan masyarakat di atas segalanya," kata dia lagi.

Bentuk penyelenggara negara di bidang apapun menurut Bahtiar seperti di bidang ekonomi, politik, sosial budaya tentunya harus mampu menyesuaikan kemampuannya dan kerja-kerja mereka dengan kondisi negara sekarang ini.

"Termasuk penyelenggara pemilu dan pilkada, harus menyesuaikan dengan keadaan ini, supaya negara ini bertahan sebagai bangsa," ujarnya.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian telah menyampaikan Keputusan Presiden soal pembentukan Tim seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu RI masa jabatan 2022-2027 kepada 11 nama yang telah dipilih.

Baca juga: Pemilu 2024: Tolak Keras 15 Mei, Fraksi PKB Tak Ingin Pemungutan Suara Jadi Mesin Pembunuh

Kemendagri menyampaikan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 120/P Tahun 2021 tentang Pembentukan Tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan calon anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) masa jabatan 2022-2027 sebagai bagian dari perwakilan pemerintah.

Kemudian, Ketua Tim seleksi calon anggota KPU-Bawaslu RI periode 2022-2024 Juri Ardiantoro menyampaikan pihaknya segera menyusun jadwal dan rencana kerja timsel yang akan dikerjakan hingga nanti terpilihnya calon anggota KPU dan Bawaslu RI. (Antaranews)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved