Breaking News:

Berita Nasional

Menyongsong Indonesia Emas 2045, Mantan DJP Hadi Poernomo Sebut Sektor Pajak Masih Perlu Terobosan

Dengan ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan tentu penerimaan perpajakan akan dapat mencapai target dan bahkan dapat melebihi target.

Editor: Feryanto Hadi
Kompas.com
Mantan Direktur Jenderal Pajak Hadi Poernomo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Tahun 2045 menjadi momentum bersejerah, dimana pada saat itu, Indonesia genap berusia 100 tahun.

Menyongsong satu abad kemerdekaan Republik, muncul sebuah konsep Indonesia Emas.

Pada periode itu, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu 70 persen jumlah penduduknya adalah usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (14 tahun dan di atas 65 tahun) pada periode.

Direktur Jenderal Pajak periode 2001-2006, Hadi Poernomo, menyebut bonus demografi ini merupakan pedang bermata dua.

Jika tidak dimanfaatkan dengan baik akan membawa dampak buruk.

Baca juga: Pulihkan Sektor Parekraf, Sandiaga Uno Kolaborasi UNHAS Kembangkan SDM Menuju Indonesia Emas

“Melihat dari fakta yang akan dihadapi Indonesia tersebut bonus demografi memang tidak bisa dihindari,” ujarnya dalam sebuah webinar, Rabu (13/10/2021).

Untuk dapat memanfaatkan bonus demografi tersebut, lanjutnya, negara memerlukan modal yang memadai.

Dewasa ini, modal utama negara adalah sektor perpajakan.

Namun ironisnya sektor ini terus menerus mengalami penurunan performa, dibuktikan menurunnya tax ratio.

Untuk itu, Hadi yang sekarang menjadi Tenaga Ahli Kemenko Perekonomian menyebut diperlukan adanya sebuah perubahan dalam sistem perpajakan, salah satunya adalah penggunaan teknologi dalam sebuah bank data perpajakan.

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Ingin Masalah Stunting Bisa Ditekan Agar Indonesia Emas 2045 Bisa Tercapai

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved