Breaking News:

Haris Azhar Jawab Tudingan Luhut Pandjaitan, Soal Pernah Minta Saham Freeport

Haris Azhar kemudian menjelaskan bahwa dia pernah mendatangi pihak Luhut Binsar Pandjaitan mewakili masyarakat adat setempat.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kuasa hukum Rocky Gerung, Haris Azhar di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat. Jumat (1/2/2019) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Aktivis, pengacara dan Direktur Lokataru Haris Azhar menjawab tudingan pihak Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang menyatakan bahwa dirinya pernah meminta saham PT Freeport Indonesia ke Luhut.

Tudingan itu disampaikan pengacara Luhut Binsar Pandjaitan, Juniver Girsang dalam tayangan "Mata Najwa" yang diunggah di YouTube Najwa Shihab, 30 September 2021.

Haris Azhar kemudian menjelaskan bahwa dia pernah mendatangi pihak Luhut Binsar Pandjaitan mewakili masyarakat adat setempat.

"Saya minta saham? Memangnya saya siapa? Pertama saya jelaskan, saya datang atas nama kuasa hukum masyarakat adat, tiga empat kampung di sekitar Freeport Indonesia di Mimika," ujar Haris kepada Kompas.com, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Siap Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Kalau Gue Gak Siap Kasihan Luhut

Baca juga: Usai Diperiksa Polisi, Luhut Pandjaitan: Bukan Haris Azhar Saja yang Punya Hak Asasi Manusia

"Yang secara kontraktual dan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi, dinyatakan memiliki hak bagi hasil atau saham," kata dia.

Haris menerangkan, ia tidak bertemu dengan Luhut namun bertemu dengan staf dan deputi Menko Marves.

Pertemuan itu dilakukan untuk membahas divestasi saham PT Freeport Indonesia untuk masyarakat Papua yang tinggal di sekitarnya.

Haris menerangkan pertemuan itu terjadi hanya satu kali yaitu pada 4 Maret 2021. Sebab, selama ini tata kelola saham tidak dibarengi dengan penyusunan Perda yang menjadi payung hukum. "Saya ke Menko (Marves) memberi tahu agar negara membantu munculnya Perda ditingkat kabupaten," ujar dia.

Baca juga: Luhut Binsar Pandjaitan Membantah Tuduhan Haris Azhar dan Fatia Terkait Kepemilikan Tambang di Papua

Haris Azhar mengungkapkan setelah pertemuan itu, belum ada upaya perbaikan yang dilakukan Luhut pada situasi tersebut. "Semua argumentasi saya ada buktinya, surat audiensi, surat kuasa, dan legal opinion," tuturnya.

Tudingan Juniver Girsang disampaikan dalam tayangan "Mata Najwa" yang berjudul "Kuasa Hukum Luhut: Haris Azhar Minta Saham Freeport - Kritik, Panik Enggak (Part 2)".

Dalam tayangan itu Juniver menyebut Haris Azhar punya hubungan baik dengan Luhut, bahkan terlibat komunikasi berkali-kali.

Bahkan, Juniver menuding bahwa Haris Azhar pernah meminta saham PT Freeport Indonesia pada Luhut. "Perlu ditanya itu Haris Azhar, Haris Azhar pun pernah datang ke Bang Luhut, meminta saham coba di cek sama dia, Freeport, apa ceritanya, tanya beliau," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dituding Kuasa Hukum Luhut Minta Saham Freeport, Ini Kata Haris Azhar

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved