Luhut Lapor Polisi

Siap Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Kalau Gue Gak Siap Kasihan Luhut

Sampai saat ini, Haris mengaku belum mendapatkan surat undangan kepolisian atas pelaporan kasus dugaan pencemaran nama baik.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan dua pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Polda Metro Jaya, Sabtu (25/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -- Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar mengaku siap diperiksa polisi atas laporan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Ia mengaku justru mengasihani Luhut, apabila dirinya tak siap diperiksa.

Haris juga mengaku menanggapi santai pelaporan tersebut.

Sampai saat ini, Haris mengaku belum mendapatkan surat undangan kepolisian atas pelaporan kasus dugaan pencemaran nama baik.

Haris mengatakan tak memiliki persiapan khusus apabila dipanggil polisi untuk diperiksa sebagai terlapor.

"Undangannya belum ada. Paling (siapin) KTP saja," ujarnya saat dihubungi Selasa (12/10/2021).

Haris juga mengaku siap atas pemeriksaan tersebut. Ia mengaku kasihan dengan Luhut apabila tak siap dengan pelaporan tersebut. "Kalau gue enggak siap, kasihan pelapor kan," bebernya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa pihaknya belum melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Haris dan Koordinator KontraS Fatia Maulidianti.

"(Panggilan Haris dan Fatia) Belum, belum," ujarnya dikonfirmasi.

Sebelumnya Polisi akan memeriksa sejumlah saksi terlebih dahulu.

"Kami sedang merencanakan, menyiapkan administarasi untuk mengambil keterangan terlapor," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2021).

Kata Yusri, undangan pemeriksaan Haris dan Fatia belum dikirimkan karena mereka masih menyiapkan sejumlah berkas.

Pihak penyidik masih memeriksa saksi-saksi lain yang terkait dengan laporan pencemaran nama baik yang dilayangkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan.

"Dan kami masih memeriksa saksi-saksi yang lain yang akan kami undang untuk kami klarifikasi," tutur Yusri.

Namun Yusri tak menyebut siapa saksi-saksi yang diperiksa dalam dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved