Berita Nasional

Fadli Zon Minta Bubarkan Saja, Boy Rafli: Densus 88 Dibutuhkan dalam Penegakan Hukum Terorisme

Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, Densus 88 Antiteror Polri dibutuhkan dalam penegakan hukum terorisme di wilayah Indonesia.

Tribunnews.com
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Selasa (12/10/2021) mengatakan, Densus 88 Antiteror Polri dibutuhkan dalam penegakan hukum terorisme di wilayah Indonesia. Foto dok: Boy Rafli Amar. 

Sementara, kata dia untuk BNPT sendiri fokus di bidang pencegahan, kerja sama, koordinasi dalam konteks penanggulangan yang berbasiskan pada pembangunan kesejahteraan membangun kesadaran masyarakat agar waspada.

"Dalam hal ini yang bertugas menyidik kejahatan terorisme bagian Densus 88," ucap Boy.

Sebelumnya, sempat beredar cuitan anggota DPR RI Fadli Zon melalui akun twitternya pada Selasa (5/10) yang mengusulkan Densus 88 dibubarkan, karena pasukan khusus itu dianggap telah menyebarkan narasi kebencian terhadap islam (Islamofobia).

Baca juga: Ingatkan Petinggi Densus 88 Tak Tebarkan Islamphobia, Fadli Zon: Sebaiknya Densus 88 Dibubarkan Saja

Adapun cuitan tersebut merupakan bagian dari komentar Fadli Zon terhadap berita salah satu media nasional berjudul "Densus 88 Klaim Taliban Menginspirasi Teroris Indonesia".

Pernyataan Fadli Zon Menyuarakan Kelompok Teroris

Sementara itu Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam menanggapi pernyataan Fadli Zon mengatakan, pernyataan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon yang meminta Detasemen Khusus (Densus) 88 dibubarkan dianggap menyesatkan.

Usul itu dianggap sebagai usul yang dibangun kelompok teroris.

Baca juga: Jubir Kompolnas Poengky Indarti Menilai Narasi Pembubaran Densus 88 oleh Fadli Zon Sangat Berbahaya

Juru Bicara Kompolnas, Poengky Indarti mengatakan pernyataan Fadli dianggap tak memiliki dasar dan dukungan data penelitian yang kuat.

Usul pembubaran Densus, dianggap sebagai bagian dari narasi yang dibangun oleh kelompok teroris.

"Selama ini, narasi-narasi yang menyatakan Densus 88 harus dibubarkan adalah narasi-narasi dari kelompok teroris dan kelompok radikal, sehingga menyesatkan," ujar Poengky dihubungi Kamis (7/10/2021).

Menurut Poengky, pernyataan Fadli Zon dianggap dapat berbahaya. Sebab, pernyataan tersebut keluar dari mulut anggota legislatif.

Baca juga: Kompolnas Nilai Pernyataan Fadli Zon Yang Minta Densus 88 Dibubarkan Adalah Sesat

Padahal menurut Kompolnas, kinerja Densus 88 selama ini sudah sangat efektif.

Apalagi Densus merupakan satuan khusus penanganan anti teror terbaik di dunia.

Sehingga, ia merasa heran apabila Fadli menyatakan bahwa Densus perlu dibubarkan karena sering menebar Islamophobia dan menjadikan teroris sebagai komoditi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved