Breaking News:

PON XX Papua

Racikan dan Strategi Agus Salim Pelatih Voli Pantai Putri NTB Berhasil Persembahkan Medali Emas

Keberhasilan keduanya pun menjadi catatan emas bagi NTB, dimana sebelumnya medali emas telah mereka raih sejak PON Kaltim, Riau, Jawa Barat dan Papua

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Umar Widodo
Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang
Pelatih tim voli pantai putri NTB, Agus Salim 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, KOYA KOSO - Voli pantai putri NTB kembali menunjukkan dominasinya di perhelatan PON untuk yang ke empat kalinya.

Kali ini, persembahan medali emas dihasilkan oleh pasangan voli pantai putri NTB I, Allysa Mutakhara/Desi Ratnasari.

Keduanya berhasil mengalahkan pasangan DIY I, Yokebeb Purari Eko Setyaningrum/Maria Dwiningtyas di partai final dengan skor 2-1 (17-21, 21-17, 13-15).

Keberhasilan keduanya pun menjadi catatan emas bagi NTB, dimana sebelumnya medali emas telah mereka raih sejak PON Kalimantan Timur, PON Riau, PON Jawa Barat dan terbaru PON Papua.

Kejayaan NTB di voli pantai putri pun tak lepas dari tangan dingin Agus Salim yang penuh dengan ketenangan dalam meracik strategi.

Pasangan voli pantai putri NTB I, Allysa Mutakhara dan Desi Ratnasari menunjukkan medali emas yanng berhasil diraih usai mengalahkan pasangan DIY I, Yokebed Purari/Maria Dwiningtyas pada Final Voli Pantai Putri PON XX PAPUA di Lapangan Koya Koso, Kota Jayapura, Papua, Minggu (10/10/2021). Tim Voli Pantai Putri NTB menang dengan skor 21-17, 17-21 dan 15-13.
Pasangan voli pantai putri NTB I, Allysa Mutakhara dan Desi Ratnasari menunjukkan medali emas yanng berhasil diraih usai mengalahkan pasangan DIY I, Yokebed Purari/Maria Dwiningtyas pada Final Voli Pantai Putri PON XX PAPUA di Lapangan Koya Koso, Kota Jayapura, Papua, Minggu (10/10/2021). Tim Voli Pantai Putri NTB menang dengan skor 21-17, 17-21 dan 15-13. (PB PON XX PAPUA/Muhamad Solihin)

"Kemenangan hari ini sesuai dengan prediksi kami, karena memang anak kami ini adalah binaan empat tahun lalu. Malah, PON 2016 mereka memperkuat NTB II. Dulu NTB I yang meraih medali emas. NTB I tak bisa bermain lagi di PON, jadi mereka naik ke NTB I, dan meraih medali emas. Jadi mereka (Allysa Mutakhara/Desi Ratnasari) sudah disiapkan untuk meraih medali emas di PON yang sekarang, Alhamdulillah sesuai dengan prediksi," ujarnya saat ditemui seusai laga di Koya Koso, Minggu (10/10/2021).

Hanya saja, Agus menilai PON Papua kali ini menyajikan pertandingan yang di luar dugaan.

Ia menyebut pemain muda saat ini punya fisik yang luar biasa yang menyulitkan timnya, seperti Jatim I, dan DIY I.

"Kami hanya bermain di strategi saja, tak lagi bermain di fisik. Kami menangnya di strategi saja, keberanian dan nyali anak-anak dalam bermain," tambahnya.

Bagi Agus Salim, mempersembahkan medali emas yang ke empat kalinya untuk NTB belumlah cukup.

Ia masih ingin mempersembahkan medali yang sama di PON 2024 mendatang.

"NTB harus mempersembahkan medali emas," tambahnya. (m21)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved