Breaking News:

Lakon Indonesia akan mempresentasikan 130 koleksi Pakaian Siap Pakai di Candi Prambanan Nanti Malam

 Seiring menurunnya kasus positif Covid-19, geliat pariwisata dan kegiatan lifestyle mulai terasa.

istimewa/Lakok Indonesia
Thresia Mareta, Pendiri Lakon Indonesia, Sabtu (9/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seiring menurunnya kasus positif Covid-19, geliat pariwisata dan kegiatan lifestyle mulai terasa.

Kegiatan yang saat pandemi hanya bisa dilaksanakan secara daring, kini sudah bisa bertatap  muka (offline). Walaupun tetap mentaati protokol kesehatan. 

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, nanti malam,  9 Oktober 2021 Lakon Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Parekraf dan Jakarta Fashion and Food Festival (JF3)  menggelar Gantari, di komplek Candi Prambanan, Jawa Tengah. 

Thresia Mareta, Pendiri Lakon Indonesia mengatakan, acara ini akan dilaksanakan secara hybrid dengan penonton yang sangat terbatas dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, serta akan ditayangkan secara daring di kanal Instagram dan You Tube Lakon Indonesia serta Kemenparekraf. 

Baca juga: Koleksi PakaianKoe, Penanda Lakon Indonesia Bergerak ke Arah Tekstil Tradisional

Baca juga: Tak Gentar dengan Situasi Pandemi, Wearing Klamby Buka Offline Store Pertama di Plaza Indonesia

"Gantari adalah sebuah perjalanan untuk mendalami dan  menyempurnakan cerita Lakon Indonesia, sebagai kelanjutan dari Pakaiankoe yang telah digelar pada tanggal 15 November tahun lalu di area SCBD, Jakarta," ujarnya, Sabtu (8/10/2021).

"Perjalanan ini adalah cerita yang menggambarkan metamorfosa Lakon Indonesia. Melakoni peranannya dalam menggali budaya dan tradisi serta mempertahankan prinsip dasar yang telah diwariskan secara turun temurun untuk kita semua," kata Thresia.

Kali ini Lakon Indonesia akan mempresentasikan koleksi yang lebih matang dan lebih dalam berupa 130 koleksi pakaian siap pakai yang akan diperagakan oleh 100 orang model. 

Mengangkat kekayaan kain hasil karya tangan pengrajin tradisional berupa batik, jumputan, dan tenun lurik, dengan bahan serat natural yang memang sangat cocok dengan iklim tropis Indonesia. 

Baca juga: Wearing Klamby Buka Offline Store Pertama di Plaza Indonesia, Optimis 6 Bulan BEP

Semua kain tersebut adalah hasil kerjasama Lakon Indonesia dengan para pengrajin di daerah Jawa yang saat ini telah menginjak tahun kedua. 

Thresia mengatakan,  Lakon Indonesia tidak hanya membina para pengrajin, melainkan juga membantu mereka melakukan berbagai eksperimen, memberikan ilmu-ilmu dan pandangan-pandangan baru yang akan dapat membantu mereka untuk menghasilkan karya yang lebih baik dan berkembang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved