Breaking News:

Berita Karawang

Gagal Tes PPPK, Guru Honorer Penderita Stroke di Karawang Tak Putus Asa, Suami: Imas akan Coba Lagi

Nana mengungkapkan istrinya telah berjuang dan berusaha keras mengikuti seleksi PPPK 2021 itu.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota
ILUSTRASI TES PPPK --- Imas Kustiani (53) seorang guru honorer menderita stroke di Kabupaten Karawang, Jawa Barat tidak lulus ujian seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). (FOTO ILUSTRASI) 

Akan tetapi dari Pemerintah Pusat berdasarkan standar penilaian.

"Yang menentukan lulus seleksi bukan dari kami (Pemkab Karawang) tapi pusat dari hasil standar nilai itu," katanya.

VIRAL Guru Honorer Usia 53 Tahun Sakit Stroke Ikut Seleksi PPPK, Ketua PGRI Karawang: Miris Lihatnya

VIRAL, Guru Honorer di Karawang Derita Stroke dan Harus Digendong Tetap Semangat Ikuti Seleksi PPPK

Namun demikian diakuinya, banyak keluhan yang masuk ke dirinya tentang banyaknya peserta seleksi PPPK 2021 yang tidak lulus.

Bukan hanya dari peserta yang tua saja, peserta muda juga banyak yang tidak lulus.

"Nah kan adanya formasi, misal di sekolah 1 daftar ke sana walaupun passing grade gede tidak lulus karena sekolah induk. Nah itu sekarang itu lagi pada ramenya, nah kita Karawang engga tahu. Engga punya data dan akses mengenai itu," terang dia.

Bahkan, dia menerangkan dari total peserta sebanyak 170 ribu, hanya 53 persen saja yang lulus seleksi dari kuota PPPK guru atau tenaga pendidik sebanyak 495.

"47 persen tidak terisi, nah sekarang ini kan ada gelombang kedua akan diadakan lagi. Apakah rekrut yang baru lagi atau yamg kemarin tidak lulus ini belum ada informasinya," ucap dia.

BACA BERITA SELENGKAPNYA :

17 Tahun Mengabdi, Imas, Guru Honorer Sakit Stroke di Karawang, Gagal Lulus Ujian PPPK 2021, 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved