Breaking News:

Berita Nasional

Dicopot dari Jabatan usai Surati Kapolri Bela Babinsa, Berikut Sepak Terjang Brigjen Junior di TNI

Puspom AD membebastugaskan alias mencopot Brigjen TNI Junior Tumilaar (JT) dari jabatannya sebagai Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka

Editor: Feryanto Hadi
stimewa via TribunManado.co.id
Brigjen TNI Junior Tumilaar (JT) akhirnya dibebastugaskan dari jabatannya setelah menulis surat terbuka kepada Kapolri 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Brigjen TNI Junior Tumilaar (JT) harus menelan pil pahit usai tindakannya mengirimkan surat terbuka kepada Kapolri terkait pemeriksaan seorang anggota Babinsa.

Surat yang ditujukan kepada Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tersebut viral di media sosial.

Akibatnya, jenderal bintang satu itu diperiksa Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspom AD).

Hasil pemeriksaan, Puspom AD membebastugaskan alias mencopot Brigjen TNI Junior Tumilaar (JT) dari jabatannya sebagai Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka.

Junior Tumilaar diindikasikan melanggar hukum disiplin dan pelanggaran hukum pidana militer.

Baca juga: Gus Yaqut Kembali Jadi Sorotan setelah Kemenag Geser Libur Tanggal Merah Maulid Nabi Muhammad SAW

Komandan Pusat Polisi Militer AD, Letjen TNI Chandra W. Sukotjo, seperti dikutip Tribunnews.com dari situs TNI AD, Sabtu (9/10/2021) menyebutkan bahwa Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 8 Oktober 2021 telah mengeluarkan Surat Perintah Pembebasan dari tugas dan tanggung jawab jabatan Brigjen TNI JT sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka untuk kemudian ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad.

"Atas adanya indikasi pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer, maka Puspom AD akan melanjutkan proses hukum lebih lanjut terhadap Brigjen TNI JT," ujar Sukotjo.

Menurut dia, keputusan itu dibuat untuk menindaklanjuti hasil klarifikasi terhadap Brigjen TNI JT di Markas Puspom AD, Jakarta, pada tanggal 22, 23 dan 24 September 2021 serta hasil pemeriksaan para saksi yang terkait dengan pernyataan Brigjen TNI JT.

Baca juga: PROFIL Hidayat Nurwahid yang Disebut Faisal Assegaf Cocok jadi Ketum PBNU, Dia Muhammadiyah atau NU?

"Maka telah didapatkan adanya fakta-fakta dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Brigjen TNI JT," ujarnya.

Perbuatan melawan hukum dimaksud adalah pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved