Breaking News:

WNA Nigeria Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi Menggunakan DNA Anaknya

Satu jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerangbernama Samuel Machado Nhavene akhirnya berhasil diidentifikasi tim DVI RS Polri Kramat Jati.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Miftahul Munir
Ketua Tim Rekonsiliasi DVI Komisaris Besar Agung Wijayanto menjelaskan cara kerja timnya mengungkap identitas jenazah yang sulit dikenali seperti korban kebakaran Lapas Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satu jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten bernama Samuel Machado Nhavene akhirnya berhasil diidentifikasi tim DVI RS Polri Kramat Jati pada Rabu (6/10/2021) lalu.

Hal itu dibenarkan oleh Katim Rekonsiliasi Operasi DVI Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Kombes Agung Widjajanto saat dikonfirmasi.

Dengan demikian, seluruh jenazah korban kebakaran sebanyak 41 orang sudah semuanya teridentifikasi.

Baca juga: Koalisi Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Tuntut Tanggung Jawab Menkumham

Samuel dapat diidentifikasi setelah dilakukan pencocokan data antemortem dan postmortem.

"Maka saat ini 100 persen jenazah dapat diidentifikasi," katanya Jumat (8/10/2021).

Agung menerangkan, pihaknya menerima data antemortem dari keluarga Samuel yang ada di Nigeria.

Data tersebut dikirimkan ke Kedutaan Besar Nigera untuk Indonesia dan setelah diserahkan ke Polri, tim DVI langsung mencocokan.

Baca juga: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Kebakaran Lapas Tangerang, Total Ada 6

"Teridentifikasi berdasar data pembanding DNA dari anak kandungnya," tuturnya.

Meski sudah teridentifikasi, tapi jenazah Samuel masih berada di ruang Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebelum dipulangkan, jenazah akan diserahkan ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) dan setelah itu akan diserahkan ke Kedubes Nigeria.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved