Breaking News:

Pembunuhan

Rekonstruksi Pembunuhan Anggota TNI di Cimanggis Depok, Tersangka Spontan Tusuk Korban

Rekonstruksi kasus terbunuhnya anggota TNI AD Sertu Yorhan Lopo di kawasan Patoembak, Cimanggis, Rabu (22/9/2021), diadakan hari Jumat (8/10/2021).

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Tersangka I melakukan rekonstruksi pembunuhan terhadap seorang anggota TNI AD Sertu Yorhan Lopo yang terjadi di kawasan Patoembak, Cimanggis, pada Rabu (22/9/2021) lalu. Sebanyak 19 adegan diperagakan oleh tersangka berinisial I dan sejumlah pemeran pengganti yang dihadirkan diruang Satreskrim Polres Metro Depok, Jumat (8/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIMANGGIS - Polres Metro Depok menyelenggarakan rekonstruksi kasus terbunuhnya seorang anggota TNI AD Sertu Yorhan Lopo yang terjadi di kawasan Patoembak, Cimanggis, pada Rabu (22/9/2021) lalu.

Rekonstruksi dilakukan di ruangan Satreskrim Polres Metro Kota Depok, Jumat (8/10/2021). Ada 19 adegan yang diperagakan.

“Ya hari ini kita telah selesai melaksanakan rekonstruksi kasus 338 KUHP pembunuhan anggota TNI. Tersangka sudah melaksanakan 19 adegan dan berjalan dengan lancar,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (8/10).

Menurut Yogen, dalam rekonstruksi, tersangka berinisial I diketahui spontan menusuk Sertu Yorhan Lopo yang ditemukan meninggal dunia keesokan paginya.

"Tersangka spontan melakukan itu karena tidak mengetahui bahwa korban adalah anggota TNI pada saat itu," jelas Yogen.

Yogen menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka, pisau memang sengaja ia bawa hanya untuk berjaga.

Baca juga: Otak Pelaku Pembantaian Empat Anggota TNI di Papua Dikabarkan Diringkus, Ini Lokasi Penangkapannya

"Iya dia memang bawa pisau, tapi itu tidak digunakan untuk melakukan itu (pembunuhan). Hanya dibawa dan terjadi konflik, hingga dia melakukan itu," ujar Yogen.

Tersangka I juga sempat melukai A pada bagian paha kanan sebelah atas. Tengah malam, I meminta maaf kepada A dan berdamai.

Keesokan paginya, I baru diberi tahu bahwa Sertu Lopo yang ia tusuk semalamnya, ditemukan meninggal dunia.

Kini, I ditahan di Mapolres Metro Depok. Ia terancam hukuman maksimum 15 tahun penjara, disangkakan Pasal 338 atau 351 KUHP oleh polisi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved