Breaking News:

Lewat "Muda Bangun Negeri", Kemnaker Kembangkan Potensi Angkatan Kerja Muda

Banyak para pekerja dan peremuan diPHK, dirumahkan, dan mengalami penurunan omzet dari berbagai usaha yang dijalankan.

Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Direktur Jendral Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Suhartono 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 berimbas luar biasa pada ketenagakerjaan di Indonesia, tidak terkecuali angkatan kerja muda dan perempuan.

Banyak para pekerja dan peremuan diPHK, dirumahkan, dan mengalami penurunan omzet dari berbagai usaha yang dijalankan.

Pemerintah, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pun menggagas sebuah program pelatihan siap kerja dan penempatan kerja kemitraan bertajuk "Muda Bangun Negeri", yang diselenggarakan di lima kota, Medan, Semarang, Mojokerto, Palu, serta Papua.

Langkah ini adalah upaya pemerintah pusat, dengan bekerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Pembangunan ketenagakerjaan harus dilakukan secara inkusif dengan memberikan ruang terbuka dan mendorong pemuda untuk meningkatkan potensi kreatif dan kompetensinya agar dapat berperan lebih besar dalam menggerakkan ekonomi, baik dengan menjadi pekerja maupun wirausaha," ujar Direktur Jendral Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemenaker, Suhartono.

Suhartono mengatakan, pemulihan perusahaan kecil menengah dan usaha rintisan, tempat para tenaga kerja muda dan perempuan menjadi salah satu ujung tombak.

Lewat program tersebut, pemerintah bermaksud mengembangkan potensi serta mendukung talenta generasi muda.

Baca juga: Kemnaker Terbitkan Aturan Baru, Ini Syarat dan Kriteria Penerima BSU Rp 1 Juta di Masa PPKM Level 4

Dijelaskannya, Program Muda Bangun Negeri, memfasilitasi pengembangan ketrampilan mereka secara intensif, serta melakukan penempatan kerja kemitraan sebagai upaya mempercepat kebangkitan tenaga kerja dan ekosistem ekonomi lokal dengan lebih mandiri.

Suhartono menjelaskan, pemerintah meyakini bahwa tenaga kerja muda adalah Agent of Change yang memiliki peranan utama untuk menjadi pusat dari kemajuan bangsa Indonesia itu sendiri.

"Pemuda memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi demi perubahan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, terlebih di tengah kesulitan yang melanda dunia khususnya negara kita tercinta ini," ujarnya.

Baca juga: Sekda DKI Minta PPSU Kerja Maksimal dalam Pengendalian Dampak Banjir

Menurut Suhartono, terobosan itu dilakukan dalam rangka memprioritaskan pengelolaan dan mengoptimalkan potensi kreatif tenaga kerja muda yang siap menjemput peluang-peluang kerja di masa depan yang semakin dinamis dan fleksibel.

Pihaknya juga berkomitmen untuk terus melakukan berbagai gerakan untuk memperbaiki ketenagakerjaan Indonesia.

"Mari kita dukung segala bentuk dan upaya mewujudkan peningkatan keterampilan dan kreatifitas anak muda masa kini," tutup Suhartono

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved