Breaking News:

Berita Bekasi

Banyak Hal Kenapa Sertifikat Belum Muncul Padahal Sudah Vaksin? Ini Saran Dinkes Kabupaten Bekasi

Jadi kalau ada masalah kita laporkan apabila ada penduduk yang sudah divaksin tetapi sertifikat vaksinnya belum keluar

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Instagram @divisihumaspolri
ILUSTRASI SERTIFIKAT VAKSIN --- Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah, mengakui terdapat kendala tidak munculnya sertifikat vaksinasi sejumlah masyarakat. (foto ilustrasi) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Sertifikat vaksin seharusnya secara otomatis akan muncul di aplikasi PeduliLindungi apabila seseorang sudah mendapatkan dosis vaksin pertama.

Namun yang terjadi masyarakat jadi kebingungan sebab sertifikat vaksin tidak muncul setelah dilakukan proses penyuntikan.

Kebingungan masyarakat pun cukup beralasan, sebab sertifikat vaksin yang dikeluarkan aplikasi PeduliLindungi dibutuhkan dalam aktivitas tertentu.

Menanggapi kejadian ini, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah, mengakui terdapat kendala tidak munculnya sertifikat vaksinasi sejumlah masyarakat.

Sertifikat Vaksin Covid-19 Menjadi Pilihan Pengguna KRL di Stasiun Bekasi: Daripada Menggunakan STRP

Jual Sertifikat Vaksin Palsu Rp 50 Ribu per Lembar, Pegawai Percetakan Terancam 6 Tahun Penjara

Kemungkinan besar yang terjadi adalah status kependudukan orang tersebut mengalami masalah validasi.

"Kalau status kependudukannya bermasalah memang tidak bisa mendapatkan sertifikat vaksin. Karena memang di awal-awal vaksinasi itu tidak terhubung dengan data Dukcapil tetapi sekarang sudah terhubung. Jadi kalau ada permasalahan itu bisa langsung dikomunikasikan dengan menghubungi Puskesmas di wilayahnya masing-masing atau langsung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil agar diselesaikan," kata Alamsyah saat dikonfirmasi (8/10/2021).

Namun, kata dia, kendala sudah vaksin tapi sertifikat tidak muncul juga bisa disebabkan karena beberapa hal.

Salah satunya kesalahan memasukkan data NIK, nomor HP hingga alamat saat mengakses aplikasi PeduliLindungi. 

Oleh sebab itu, selain menghubungi Puskesmas dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, warga yang mengalami keluhan serupa juga bisa contact call center PeduliLindungi pada nomor 199. 

"Nanti ada panduannya dan kalau tidak bermasalah bisa langsung dapat," katanya

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved