Partai Demokrat

Salah Seorang Pendiri Partai Demokrat Hencky Luntungan Meminta kepada SBY untuk Belajar Melawan Lupa

Salah seorang pendiri Partai Demokrat, Hencky Luntungan, katakan bahwa komunikasi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah tertutup.

Editor: Sigit Nugroho
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Inisiator kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang seperti Darmizal, Hencky Luntungan, dan Razman Nasution serta pendukung KLB lainnya menggelar konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Salah seorang pendiri Partai Demokrat, Hencky Luntungan, katakan bahwa komunikasi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah tertutup.

"Wah ini pintu (komunikasi) tertutup bos. Maaf saja dengan pak SBY, pintu bagi kami para pendiri ini tertutup," ujar Hencky saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribunnetwork Febby Mahendra Putra dan News Manager Tribunnetwork Rachmat Hidayat, Kamis (7/10/2021).

Hencky berujar bahwa pintu komunikasi semakin tertutup, sejak SBY mendeklarasikan diri sebagai salah satu pendiri Partai Demokrat bersama Ventje Rumangkang. 

Padahal menurut Hencky, dari 99 pendiri partai berlambang logo mercy itu tak tercantum nama SBY dan keluarganya. 

Baca juga: Lawan Yusril, Partai Demokrat Gandeng Hamdan Zoelva, Dua Pakar Hukum Akan Bertarung di MA

Baca juga: STOP Polemik, Juru Bicara Partai Demokrat : Tidak Ada Negosiasi dengan Kubu KLB Deli Serdang

Baca juga: Partai Demokrat Terus-menerus Digoyang, SBY: Mungkin Hukum Bisa Dibeli, tapi Tidak untuk Keadilan

"SBY hanya menempatkan diri bahwa beliau adalah pendiri dengan pak Ventje Rumangkang. Buka seluruh lembaran Republik Indonesia, tidak ada SBY maupun keluarganya (dalam daftar pendiri). Itu pembohong kelas dewa. Saya nggak suka itu," ujar Hencky.

Hencky menerangkan bahwa sikap SBY yang kemudian seolah menjadikan Partai Demokrat sebagai partai dinasti membuatnya hilang respek. 

"Dan itulah yang menyebabkan kami tidak respek kepada beliau. Karena beliau ingin mengambil punya kami, maka pintu ini tertutup untuk kami. Garis bawahi itu," ucap Hencky.

"Masa dia seorang mantan presiden, masa dia manusia yang dibawa oleh 99 pendiri partai untuk menjadi presiden kemudian dia lupa. Itu yang nggak boleh, belajar melawan lupa. Sampaikan jika pak SBY menonton ini sampaikan belajar melawan lupa," tutur Hencky.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved